Sebagai realisasi tahun pembangunan sumber daya manusia, 70 persen anggaran Kemnaker sebesar Rp 5,7 triliun digunakan untuk pelatihan Vokasi

(SPN News) Jakarta, Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) akan mengalokasikan sekitar 70% dari anggaran Rp 5,7 triliun untuk pelatihan vokasi mengingat 2019 merupakan tahun pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Kalau vokasi sendiri sekitar 70% dari anggaran tersebut, sekitar 70% dari itu kita larikan untuk vokasi. Jadi kita genjot itu,” kata Menteri Tenaga Kerja (Menaker) M Hanif Dhakiri di lokasi proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Km 25 (17/1/2019).

Dia menjelaskan Kemnaker terus memperbesar investasi SDM lewat pelatihan vokasi. Tahun ini, pihaknya akan melatih setidaknya sekitar 526.000 orang di berbagai sektor untuk membekali mereka dengan skill. Selain itu, menurut Hanif, Kemnaker juga membuat kebijakan bernama triple skilling yang bersifat inklusif tanpa memandang usia, latar pendidikan dan asal tempat calon peserta pelatihan.

Baca juga:  GERAKAN MAHASISWA MASYARAKAT DAN BURUH JAWA TIMUR MENOLAK RUU OMNIBUS LAW CIPTA KERJA

“Pokoknya tahun ini tahun pembangunan SDM, kita harus perkuat SDM kita, kita harus manfaatkan teknologi, kita harus inovatif, kita harus kolaboratif, dengan itu saya percaya bahwa daya saing kita akan menjadi lebih baik,” kata Menaker setelah menghadiri Upacara Peringatan Bulan K3 Tahun 2019 yang digelar PT Waskita Karya (Persero).

SAP dikutip dari berbagai sumber/Editor