SPNNEWS, Mancak, Banten – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan organisasi di masa depan, Pimpinan Serikat Pekerja Nasional (PSP SPN) Kawasan Industri Nikomas Gemilang menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan managemen aksi pada tanggal 6-7 Juli 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 67 orang Perwakilan Anggota (PA) PSP SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang.

Pendidikan ini mengangkat tema “Membentuk Kader Organisasi yang Berkarakter Cerdas, Disiplin dan Berdedikasi untuk Menjawab Tantangan Organisasi”. Diharapkan dengan pelatihan ini, para PA dapat memahami dan menerapkan strategi managemen aksi dengan efektif dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

Ketua PSP SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang, Suprihat, SH., menyampaikan bahwa pendidikan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas seluruh tim kerja di PSP SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang.

Baca juga:  BURUH YANG TERGABUNG DALAM DSS TGSL MINTA KEPMENAKER NO 104/2021 DICABUT

“Pendidikan ini menjadi salah satu strategi kami untuk menghadapi berbagai tantangan organisasi di masa depan, termasuk dalam hal pengupahan, aturan perundang-undangan seperti UU Cipta Kerja, UU Tapera, dan potensi revisi UU No 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Buruh,” jelas Suprihat.

Pendidikan ini menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Suprihat, SH., yang menyampaikan materi tentang Pendidikan Organisasi Dasar (POD), dan Intan Indria Dewi, SM., yang memaparkan materi tentang managemen aksi.

Selain sesi indoor, para peserta juga mengikuti sesi outdoor yang berupa simulasi aksi unjuk rasa. Dalam simulasi ini, para peserta mempraktikkan berbagai aspek managemen aksi, mulai dari perencanaan aksi, pembentukan perangkat aksi, propaganda dan agitasi, hingga pelaksanaan aksi dan evaluasi aksi.

Baca juga:  JAMINAN SOSIAL SEMESTA SEPANJANG HAYAT ADALAH AMANAT KONSTITUSI

Asep Saepulloh, SH. MM., selaku Ketua DPC SPN Kabupaten Serang, dan Intan Indria Dewi, SM., selaku Ketua DPD SPN Provinsi Banten, memberikan apresiasi kepada PSP SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang atas terselenggaranya pendidikan ini.

“Kami mengapresiasi PSP SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang atas komitmennya dalam meningkatkan kapasitas anggotanya. Dalam simulasi aksi, para peserta menunjukkan pemahaman yang baik tentang managemen aksi dan mampu menjaga dinamika aksi,” kata Asep Saepulloh.

Pendidikan managemen aksi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para PA PSP SPN Kawasan Industri Nikomas Gemilang dalam memperjuangkan hak-hak buruh dengan cara yang efektif dan terukur.

SN-02