(SPNEWS) Jakarta, pada (4/12/2023) di kantor Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) dilangsungkan acara penandatanganan kesediaan Bakal calon Ketua Umum (BCKU) dan penandatangan Pakta Integritas Pelaksanaan Kongres VIII SPN secara damai.

Terdapat 12 nama yang masuk dalam bursa BCKU. Sampai berita ini ditulis ada 3 orang yang menyatakan tidak bersedia untuk dicalonkan, yaitu Intan Indria Dewi, Nur Hasyim, dan Martinus Tuba. Dalam acara ini dihadiri oleh 5 BCKU, yaitu Djoko Heriyono, Ramidi, Puji Santoso, Sumiyati Dadan Sudiana dan Asep Saepuloh. Sementara ada 3 orang yang berhalangan hadir dan ditunggu oleh panitia Sc sampai tanggal 8 Desember 2023, yaitu; Iwan Kusmawan (konfirmasi akan hadir pada tanggal 6/12/2023), Sugianto dan Nuryanto.

Baca juga:  KEMENTRIAN PERINDUSTRIAN MEMPERSILAHKAN PT PANARUB INDUSTRY TERUS BEROPERASI DAN MENGINDAHKAN MAKLUMAT KAPOLRI

BCKU yang hadir kemudian menandatangani Pakta Intergritas Pelaksanaan Kongres VIII SPN Secara Damai yang isinya adalah sebagai berikut;

  1. Tidak melakukan kecurangan berupa suap, gratifikasi atau korupsi, politik uang dalam memenangkan diri sendiri;
  2. Secara Bersama-sama atau sendiri-sendiri untuk menjaga pelaksanaan Kongres VIII SPN dengan damai dengan selalu menciptakan situasi yang kondusif dalam kondisi apapun;
  3. Secara Bersama-sema atau sendiri-sendiri untuk tetap menjaga keutuhan dan kebesaran Serikat Pekerja Nasional, baik dengan hasil menang ataupun kalah dalam pemilihan ketua umum pada agenda Kongres VIII SPN;
  4. Berusaha dan siap menjadi contoh pelaksana demokrasi yang baik bagi seluruh anggota SPN khususnya pada delegasi dan peserta Kongres VIII SPN;
  5. Mengikuti segala aturan yang telah dibuat oleh panitia OC dan SC Kongres VIII SPN.
Baca juga:  SPN JAWA BARAT TUNTUT KENAIKAN UPAH 15 PERSEN

SN 09/Editor