Ilustrasi UMK

UMK Kabupaten Bandung Barat diusulkan naik 3,27 persen

(SPNEWS) Ngamprah, Upah Minimum Kabupaten (UMK) KBB, tahun 2021 mendatang dipastikan naik sebesar Rp 102.855,49 atau 3,27 persen. Untuk diketahui UMK KBB tahun 2020 mencapai Rp 3.143.427,29. Setelah mengalami kenaikan maka pada tahun 2021 menjadi Rp 3.248.283,28.

Anggota Dewan Pengupahan dari unsur serikat pekerja Roni Budianto mengatakan, meskipun berjalan alot di pembahasan UMK 2021. Karena Apindo tetap berpegang teguh mengikuti surat edaran Kemenaker dan Gubernur Jawa Barat (Jabar).

“Dalam rapat pleno para dewan pengupahan dari unsur pemerintah mengambil opsi tengah dengan mengeluarkan angka 3,27% disesuaikan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi saat ini,” ucap Roni (18/11/2020).

Baca juga:  TOLAK REVISI UUK NO 13/2003, SEGERA KELUARKAN PERPU SJSN

Dalam rapat yang sudah digelar beberapa kali, jelas Roni, ada beberapa pilihan dasar yang akan digunakan untuk penentuan UMK. Dalam rapat itu disampaikan juga pertumbuhan ekonomi secara nasional dari pihak BPS.

“Melihat kenyataan bahwa memang benar harga-harga pokok kebutuhan serba naik. Bagaimana ekonomi khususnya di KBB bisa tumbuh, kalau upahnya tidak ada kenaikan. Kalau pertumbuhan ekonomi KBB signifikan,” kata dia.

Senada juga diucapkan Deni Ahmad Gumbira, salah seorang anggota Dewan Pengupahan dari unsur Serikat Pekerja menyatakan, pembahasan penentuan UMK tahun 2021 tersebut, cukup alot. Para buruh yang diwakili serikat pekerja, mengajukan agar kenaikan UMK sebesar 8,1 persen.

“Angka itu, saya rasa cukup akomodatif dengan situasi seperti ini. Kalau masalah puas dan tidak puas, tentunya buruh tidak puas karena kita mau naiknya 8 persen,” ucap dia.

Baca juga:  DAYA BELI RENDAH BISA MEMBUAT INDUSTRI RITEL KOLAPS

Deni mencatat, pada tahun 2019 sebelumnya kenaikan UMK rata-rata naik di angka 8 persen. Oleh karena itu para buruh menuntut nilai yang sama.

Namun demikian, akibat kondisi pandemi mau tidak mau para buruh pun menerima kesepakatan Dewan Pengupahan dengan kenaikan di bawah harapan.

“Rekomendasi itu sudah ditandatangani oleh Bupati Bandung Barat selanjutnya siang ini juga kita mengawal rekomendasi, untuk disampaikan ke propinsi (Jabar),” tandasnya.

SN 09/Editor