DUMAI (09/02/2026) – DPC SPN Kota Dumai melakukan kunjungan silaturahmi ke PSP SPN PT IBP di Bagan Besar. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu kemarin untuk memperkuat struktur organisasi. Selain itu, pengurus ingin mempertegas garis perjuangan buruh di tingkat basis.

Ketua DPC SPN Dumai, Marjoni, memimpin langsung pertemuan strategis tersebut. Ketua PSP SPN PT IBP, Agus Salim, menyambut hangat rombongan bersama jajaran pengurus lainnya. Selanjutnya, mereka fokus melakukan konsolidasi internal untuk mengawal hak-hak pekerja secara maksimal.

Menegakkan Regulasi Ketenagakerjaan

Marjoni menegaskan komitmen serikat untuk tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Ia meminta seluruh anggota bekerja secara profesional setiap saat. Oleh karena itu, profesionalisme menjadi kunci utama dalam tawar-menawar industrial.

“Kami hadir untuk memastikan garis perjuangan serikat tetap lurus,” ujar Marjoni. Bahkan, ia menekankan bahwa pemenuhan hak pekerja wajib sesuai dengan undang-undang. Keadilan harus tetap berjalan secara proporsional bagi semua pihak.

Membangun Simbiosis Mutualisme

Sementara itu, Marjoni mengajak anggota memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perusahaan. Ia percaya bahwa produktivitas pekerja sangat memengaruhi keberlanjutan usaha. Singkatnya, serikat pekerja ingin membangun hubungan industrial yang sehat.

Baca juga:  MENGINTIP DAPUR KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN: PINTU TRANSPARANSI TERBUKA ATAU MASIH MENGUNCI?

“Jika perusahaan berkembang pesat, maka kesejahteraan pekerja harus meningkat otomatis,” tambahnya. Akibatnya, hubungan simbiosis mutualisme akan tercipta di lingkungan kerja. Pekerja yang solid akan mendorong produktivitas perusahaan menjadi lebih baik.

Apresiasi dan Sinergi Internal

Kemudian, Agus Salim menyampaikan apresiasi atas dukungan moril dari pihak DPC. Ia menyatakan kesiapan untuk menjaga kekompakan seluruh anggota SPN. Oleh sebab itu, pihaknya akan terus mengedepankan komunikasi yang konstruktif.

“Kami siap mengawal kepentingan pekerja dengan cara yang tepat,” tegas Agus. Bahkan, ia berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang harmonis bagi semua buruh. Fokus utama mereka adalah menciptakan keadilan di tempat kerja.

Pertemuan tersebut berakhir dengan komitmen bersama yang sangat kuat. SPN sepakat menjadi mitra strategis perusahaan yang selalu solutif. Akhirnya, keseimbangan antara keberlanjutan usaha dan kesejahteraan buruh dapat terwujud di Dumai.

Baca juga:  GLOBALISASI VS SOLIDARITAS BURUH: BISAKAH SERIKAT PEKERJA TETAP BERDIRI KETIKA PERUSAHAAN BERMAIN API?

(SN-03)