Ilustrasi Unjuk Rasa Buruh

Buntut pernyataan Gubernur Wahidin Halim membuat geram para buruh

(SPNEWS) Tangerang, Buntut dari pernyataan Wahidin Halim, Gubernur Provinsi Banten yang menyatakan kepada media, bahwa dirinya menyuruh pengusaha mencari pegawai baru jika karyawannya tidak mau dengan gaji yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi. Menurut Wahidin, masih banyak pencari kerja yang mau digaji antara Rp2,5 juta hingga Rp 4 juta per bulannya.

“Saya bilang ke pengusaha, ya kalian cari tenaga kerja baru, masih banyak yang nganggur, yang butuh kerja, yang cukup gaji Rp2,5 juta, Rp4 juta juga masih banyak,” kata Gubernur Banten, Wahidin Halim, di Kota Serang, Senin (06/12/2021).

Baca juga:  BPJS KESEHATAN JADI SYARAT WAJIB JUAL BELI TANAH

Pernyataan Mantan Walikota Tangerang dua periode ini menuai kontroversi dikalangan buruh. Sontak buruh geram dengan sikap Wahidin Halim yang dianggap arogan dan tidak mencerminkan seorang Pemimpin.

“Pantaskah seorang pemimpin Banten berbicara seperti itu ?. Tidak sesuai dengan slogan “Banten, Berakhlakul Karimah.” Ungkap LZ diatas mobil komando saat menyampaikan pernyataan Wahidin Halim kepada media.

Bukan hanya saat aksi unjuk rasa, komentar di media sosial juga ramai mengkritisi Wahidin Halim, seperti dari Lelly, buruh pabrik yang mengomentari pernyataan tersebut menyangkan dengan sikap WH. “Bapak Wahidin Halim Itu belum pernah sih ngerasain, jadi buruh pabrik yang harus membantu keluarga supaya tidak kelaparan.” Cetusnya.

Baca juga:  BELAJAR DARI TETANGGA, PT WOORI MANTAP BERGABUNG SPN

“Asli ya kata-katanya kaya nabur Garem diatas luka, periiiihhhhhh,” komentar lain datang dari Indryana

Sedangkan dari NM, jika WH sudah memberikan pernyataan sikap seperti itu, tinggal diganti saja dengan Gubernur yang baru. “Yah klo dia udah ngomong begitu, kita cari gubernur baru msih banyak juga yang mau.” Ungkapnya.

SN 01/Editor