JAKARTA (20/01/2026) – DPP Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Forum Kader Bela Negara (FKBN) resmi menjalin kolaborasi. Kedua lembaga sepakat memperkuat pendidikan kebangsaan bagi pekerja Indonesia.
Selain itu, prosesi penandatanganan berlangsung di Hotel Balairung, Jakarta. Acara ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penguatan karakter organisasi.
Selanjutnya, kesepakatan tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang berlaku jangka panjang. Kerja sama ini bertujuan membentengi pekerja dari dampak negatif globalisasi.
Respon Terhadap Tantangan Global
Dinamika sosial-politik dan pesatnya teknologi melatarbelakangi munculnya kerja sama ini. Oleh karena itu, pekerja membutuhkan pondasi nilai Pancasila yang kuat.
Ketua Pusat FKBN, Angga Rahadian Tirta Wijaya, hadir langsung dalam acara tersebut. Beliau menegaskan bahwa pekerja adalah elemen strategis pertahanan bangsa.
“Pendidikan kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama. Bahkan, FKBN berkomitmen mencetak kader pekerja yang nasionalis dan berjiwa bela negara,” tegas Angga.
Visi SPN untuk Hubungan Industrial
Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan, S.H., menyampaikan visi senada. Beliau ingin anggota SPN memiliki karakter kebangsaan yang disiplin.
Sementara itu, Iwan meyakini nasionalisme akan menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Pekerja tidak hanya menuntut hak, tetapi juga mencintai tanah air.
“Pendidikan ini menjadi fondasi penting bagi kami. Singkatnya, kami ingin menciptakan keadilan yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Iwan.
Program Unggulan ToT dan Kaderisasi
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai program pelatihan terstruktur. Kemudian, kedua pihak akan menyelenggarakan seminar hingga penyusunan modul pendidikan khusus.
Salah satu program utama adalah Training of Trainers (ToT) Kader Kebangsaan. Akibatnya, lulusan program ini akan menjadi agen perubahan di perusahaan masing-masing.
Selain itu, FKBN bertanggung jawab penuh pada aspek kurikulum dan narasumber. Sebaliknya, DPP SPN bertugas memobilisasi peserta dari tingkat pusat hingga daerah.
Daftar Tokoh yang Terlibat
Empat pimpinan utama dari kedua organisasi menandatangani dokumen kerja sama tersebut. Tokoh-tokoh tersebut antara lain:
-
Angga Rahadian Tirta Wijaya (Ketua Pusat FKBN).
-
Relpin Sebagus (Sekretaris Utama FKBN).
-
Iwan Kusmawan, S.H. (Ketua Umum DPP SPN).
-
Catur Andrawanto (Sekretaris Umum DPP SPN).
Setelah itu, Tim Bersama akan memantau pelaksanaan program secara berkala. Hal ini menjamin kerja sama berjalan efektif dan berkelanjutan selama lima tahun.
Bahkan, kesepakatan teknis akan selalu diperbarui setiap tahun sesuai kebutuhan. Langkah ini memastikan ketahanan nasional sektor ketenagakerjaan tetap terjaga kuat.
(SN-21)