FOTO DEMO BURUH

 

(SPNEWS) Jakarta, Pengamat Kebijakan Publik Gigin Praginanto menyoroti TNI. Setelah 6.612 personel TNI-Polri diturunkan untuk pengamanan demo buruh pada (10/8/2023).

Menurut Gigin, hal tersebut mengindikasikan militer kembali terlibat dalam urusan sipil. Karenanya ia bilang TNI tidak lagi netral.

“Tentara versus buruh. Maka jangan lagi bicara TNI netral, tak terlibat dalam urusan sipil,” ungkapnya dikutip fajar.co.id, pada (10/8/2023).

Ribuan personel itu akan ditempatkan di dua titik untuk demo buruh di Jakarta, pada (10/8/2023). Yakni di Patung Kuda dan di Gedung DPR.

Diketahui demo hari ini tidak hanya berlangsung di Jakarta. Tapi juga diberbagai daerah.

Massa aksi berasal dar sekitar 40 organisasi buruh. Dengan dimotori Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB).

Baca juga:  RAPAT KERJA NASIONAL IV SERIKAT PEKERJA NASIONAL

Beberapa tuntutan yang dibawakan ada yakni mencabut Undang Undang (UU) Cipta Kerja, cabut UU Omnibus Law Kesehatan dan terapkan jaminan sosial semesta sepanjang hayat.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan

Polda Metro Jaya dan TNI akan mengerahkan 6.612 personelnya untuk mengamankan unjuk rasa massa buruh yang mengatasnamakan Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB).

“Tentunya penguatan akan dilakukan besok (hari ini) melayani dan mengawal sejumlah personel 6.612 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Rabu (9/8).

“BKO dari TNI dan Pemda 2.833 yang sudah masuk dari bagian 6 ribu tadi,” tambahnya.

Baca juga:  52 PERUSAHAAN DI KUDUS TELAH MENERAPKAN SKALA UPAH

SDN 09/Editor