(SPNEWS) Tangerang, Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang kedua di Rumah Joglo Ardes Cafe, Jalan Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Dihadiri Delegasi Ketua dan Sekretaris dari seluruh Pimpinan Serikat Pekerja (PSP) Se-kabupaten Tangerang dan Afiliasi SPN, serta hadir DPD SPN Provinsi Banten sebagai Tamu Undangan dan Narasumber.

Seperti diketahui, Rapat Kerja Cabang adalah rapat permusyawaratan Serikat Pekerja Nasional di tingkat Kabupaten/Kota diadakan setiap 1 (satu) tahun sekali yang berwenang untuk Mengevaluasi kegiatan program kerja cabang selama 1 (satu) tahun kebelakang, Merencanakan dan menetapkan program kerja cabang 1 (satu) tahun kedepan, Menetapkan anggaran pendapatan dan belanja organisasi 1 (satu) tahun kedepan.

“Ini adalah Rakercab kedua, tapi dalam laporan ada yang pertama juga, karena yang pertama jatuh pada bulan Juli 2021. pada saat itu lagi naik-naiknya pandemi covid-19,” ungkap Ardi Kurniawan, Ketua DPC SPN Kabupaten Tangerang menjelaskan saat sambutan.

Lanjut Ardi menegaskan, untuk memperkuat soliditas dan solidaritas berorganisasi, diperlukan adanya kedewasaan pola berpikir dalam berorganisasi. Ketua DPC SPN Kabupaten Tangerang pun meyakinkan, selagi masih makhluk Allah bernama Manusia, kesalahan dan kealfaan itu masih tetap ada.

Baca juga:  UMK KABUPATEN BEKASI 2021 DIUSULKAN NAIK 6,51 PERSEN

“Tapi jangan ditelan mentah-mentah, Tabayyun, kroscek.” Jelasnya.

Dari hasil sidang komisi sidang komisi Program Kerja pada Rakercab kedua, disepakati dan ditetapkan Pendidikan Organisasi akan dilakukan 4 (empat) kali dalam setahun, diantaranya Pendidikan Organisasi Dasar (POD), Pendidkan Advokasi, Pendidikan dan Latihan Orator, Pendidikan dan Latihan Laskar Nasional SPN Kabupaten Tangerang.

Selain itu, akan dilakukan Konsolidasi di tiap PSP SPN, pointnya adalah Mengadakan Kompetisi Olahraga (Futsal, Badminton), Touring/Familiy Gathering untuk semua PSP SPN Kabupaten Tangerang setiap tahun dalam peringatan HUT SPN dengan biaya Sharing Kontribusi, Diadakan acara Liwetan untuk mempererat rasa kebersamaan dengan semua PSP SPN Se-Kabupaten Tangerang.

Sedangkan dari hasil sidang komisi Rancangan Anggaran Pendapatan Belanda Organisasi (RAPBO), dihasilkan tiga rekomendasi. Kesatu, Penambahan biaya kesekretariatan dari tahun sebelumnya. Kedua, Peleburan Anggaran tiga biaya operasional untuk keperluan biaya bidang Advokasi, Pendidikan, Organisasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dan lain-lain. Dan Ketiga, Pengurangan biaya perawatan Genset.

Baca juga:  IRONI UPAH MINIMUM

“Jadi terkait dengan RAPBO dan Program kerja, sudah kita catat dan rangkum, dan ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari program kerja DPC satu tahun kedepan. Program kerja yang sudah direkomendasikan disesuaikan dengan RAPBO agar terlaksana dan realistis.” Jawab Ardi Kurniawan menyampaikan.

DI akhir penutup sidang, Intan Indria Dewi, Ketua DPD SPN Provinsi Banten yang hadir sebagai Narasumber berjalannya kegiatan Rakercab mengusulkan program kerja terintegrasi antara PSP, DPC dan DPD SPN, yaitu zona aman dari kekerasan di tempat kerja yang menjadi Pilot Project Serikat Pekerja Nasional khususnya di Provinsi Banten.

“Sekedar tambahan saja, karena kita memiliki program kerja yang terintegrasi adalah pilot projects terkait dengan zona aman dari kekerasan di tempat kerja dan salah satunya yang menjadi target berada di Kabupaten Tangerang yaitu di PT Ching Luh Indonesia.” Pungkas Intan.

SN 01/Editor