PUASA RAMADHAN DAN PRODUKTIVITAS KERJA

PUASA RAMADHAN DAN PRODUKTIVITAS KERJA

Bulan Ramadan akhirnya tiba juga. Inilah saat umat Muslim di dunia menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, sebelum kemudian merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Selama berpuasa, kita harus menahan haus dan lapar. Kita juga harus menjalani rutinitas biasanya seperti bekerja. Di hari pertama puasa, menjadi waktu adaptasi untuk menjalani hari-hari berikutnya.

Biasanya di masa ini produktivitas tidak stabil, rasa mengantuk, lapar, dan dahaga kerap dirasakan di siang hari. Namun, jangan khawatir ada cara bagaimana supaya produktivitas dan semangat kerja tetap terjaga meskipun berpuasa.

Justru, jangan menjadikan puasa sebagai beban. Jadikanlah puasa sebagai evaluasi diri, berdamai dengan diri sendiri dan orang lain, serta memperkuat hubungan dengan keluarga dan teman-teman.

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam menjaga produktivitas kerja selama berpuasa, yaitu :

1. Kerjakan Tugas Penting Setelah Sahur
Setelah sahur, Anda mendapatkan asupan yang bergizi. Anda juga secara tidak langsung memiliki energi terbanyak saat ini. Sehingga Anda bisa mengerjakan hal-hal yang penting, misalnya menulis E-mail, menulis to do list, atau menyicil pekerjaan. Jika harus tidur sebelum kembali bekerja di pagi hari, Anda bisa melakukannya setelah bangun tidur. Anda masih memiliki energi di awal hari, sehingga masih mudah menyelesaikan banyak hal.

2. Buat Perencanaan Kerja
Rasa malas membuat pekerjaan terbengkalai, tetapi tidak ketika Anda memiliki perencanaan kerja yang baik. Cobalah membuat jadwal atau perencanaan kerja untuk hari ini. Setelah itu, buat juga targetnya. Misalnya, ingin mengerjakan tugas sebelum pukul 04.00, sehingga bisa pulang cepat dan berbuka puasa di rumah. Hal-hal semacam ini bisa memicu semangat, sehingga produktivitas kerja tetap terjaga.

3. Istirahat Tidur Siang
Selama menjalani ibadah puasa, kadangkala kita mengalami kurang tidur dan lebih cepat lelah dibandingkan biasanya karena tidak mendapat asupan apa pun di siang hari. Karena itu, Anda direkomendasikan mengambil waktu istirahat di siang hari. Misalnya, tidur sebentar selama 15-20 menit demi mengumpulkan lagi energi untuk menyelesaikan pekerjaan.

4. Makan Sahur dan Berbuka yang Bergizi
Nah, ini yang paling penting mengatur pola makan kita saat sahur dan berbuka. Sebab, makanan dan minuman yang kita santap sangat berdampak di siang harinya. Konsumsilah makanan dengan karbohidrat, serat, protein, vitamin, dan mineral yang seimbang. Jangan lupa makan buah dan sayuran saat sahur dan berbuka. Plus, kecukupan cairan tubuh perlu dipenuhi. Jadi jangan sampai kekurangan minum, sehingga mengalami dehidrasi saat berpuasa.

Shanto dari berbagai sumber/Editor

KONTRIBUSI KANTOR PUSAT

TOTAL DANA YANG TERKUMPUL

Rp.323.102.000

Untuk lebih detailnya klik.

Arsip