​Menghadapi pasar garmen dunia PT Pan Brothers menargetkan peningkatan pendapatan 12% – 15% dengan berdasarkan permintaan dan ekspansi

(SPN News) Jakarta, melihat potensi pasar industri TPT yang diprediksi bertumbuh, maka PT Pan Brothers Tbk siap pasang target tinggi.
Vice President Director Pan Brothers, Anne Patricia Sutanto menjelaskan industri garmen lebih bergantung kepada market global.Sebagai eksportir, Anne menilai tahun 2018 adalah tahun yang cukup baik untuk garmen dunia.

Namun Anne menilai pasar garmen dunia adalah pasar yang sangat kompetitif. “Karena selain pemasoknya dari negara negara yang memiliki perjanjian bilateral dengan negara destinasi tetapi juga end customer saat ini lebih demanding,” jelas Anne (23/01/2018)

Baca juga:  MELAWAN  KESEWENANG-WENANGAN PENGUSAHA KOREA SELATAN

Meski tantangan tinggi, emiten berkode saham PBRX menargetkan kenaikan pendapatan antara 12% sampai 15% dibanding tahun 2017. Target tersebut dilihat dari permintaan serta agenda ekspansi yang akan dilakukan tahun ini.

Catatan saja Pan Brothers sudah menyiapkan alokasi belanja modal atau capex sebesar US$ 30 juta untuk pengembangan anak usaha PT Eco Smart Garment Indonesia (EGI). Selain itu PT Pan Brothers akan membangun 2 pabrik baru di provinsi Jawa Tengah dan akan mengambil alih pabrik garmen sebagai salah satu alternatif percepatan.

PT Pan Brothers punya lisensi produksi merek seperti Uniqlo, Adidas, NorthFace, Lacoste, Salomon, Arcteryx, HnM, Express.
Melihat pertumbuhan dari perusahaan yang sangat positif tentunya harus juga diikuti dengan semakin membaiknya kesejahteraan karyawannya yang merupakan mitra sekaligus ujung tombak dari perusahaan.

Baca juga:  MENINGKATKAN KAPASITAS ORGANISASI DI PSP SPN PT WIN BRIGHT TECHNOLOGY

Shanto dikutip dari kontan.co.id/editor