Didemo pekerjanya karena iuran BPJS Ketenagakerjaan tidak dibayarkan, , PT Eksekutif pun melaporkan dugaan penggelapan uang BPJS Ketenagakerjaan oleh Direkturnya yang saat ini sudah tidak lagi menjadi bagian PT Eksekutif

(SPN News) Surabaya, Pasca didemo ratusan pekerja outsourcing, PT Eksekutif Surabaya menegaskan akan berkomitmen menyelesaikan persoalan BPJS Ketenagakerjaan para pekerjanya.

“Yang pasti kami bertanggungjawab dan akan menyelesaikan permasalahan ini,” kata Branch Controler Pusat PT Eksekutid, Sukma Perdani (21/10/2019).

Sukma menuturkan BPJS Ketenagakerjaan milik seluruh karyawan sebenarnya sudah dibayarkan dan tak tertunggak sesuai dengan bukti transfer kantor pusat ke kantor regional di Surabaya.

“Sesuai dengan bukti transfer kami, dari pusat sudah dibayarkan dan tidak tertunggak. Itu kan sesuai permintaan dari kantor regional,” tambahnya.

Baca juga:  MELAWAN  KESEWENANG-WENANGAN PENGUSAHA KOREA SELATAN

Munculnya persoalan tersebut, ungkap Sukma, membuat pihaknya mengecek setoran iuran BPJS Ketenagakerjaan milik pekerja di regional Surabaya.

Hasilnya memang ada tunggakan iuran yang tidak disetorkan dari delapan bulan, setahun hingga dua tahun.

“Faktanya memang tidak disetorkan oleh Regional Director PT Eksekutif di Surabaya bernama Aries Onasis Alexandre,” lanjutnya.

Mendapati hal tersebut, PT Eksekutif pun melaporkan dugaan penggelapan uang BPJS Ketenagakerjaan oleh Aries yang saat ini sudah tidak lagi menjadi bagian PT Eksekutif.

“Sudah ada laporan polisi di Polrestabes Surabaya. Tapi yang pasti kami akan membayar semua tunggakan BPJS pekerja kami. Soal urusan dengan Aries itu akan kami selesaikan dengan jalur hukum,” tandasnya.

Baca juga:  PELATIHAN YOUNG WOMAN ON GANDER

SN 09 dari berbagai sumber/Editor