​(SPN News) Bandung, 17 Februari 2017 anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor unsur Serikat Buruh perwakilan dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) bung Loeky Hendarsyah, ST yang juga sekaligus sebagai Sekretaris DPC SPN Kabupaten Bogor dengan di dampingi oleh Ketua DPC SPN Kabupaten Bogor bung Agus Sudrajat beserta pengurus DPC lainnya, Ketua DPD SPN Provinsi Jawa Barat bung Iyan Sopyan, Sekretaris DPD SPN Jabar Bung Dede Koswara dan Sekretaris Aliansi Buruh Jawa Barat bung Ajat Sudrajat mendatangi Polda Jabar yang beralamat di jalan Soekarno Hatta No 748 Kota Bandung Jawa Barat untuk melaporkan adanya dugaan pemalsuan tanda tangan anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor.
Setelah melakukan pelaporan ke bagian Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pukul 15.00 WIB dan di terima oleh Bapak Yayat, sekitar pukul 18.15 WIB hingga pukul 21.05 WIB kemudian dilakukan introgasi awal terhadap Bung Loeky Hendarsayah ST sebagai pelapor dan Bung Dede Koswara sebagai saksi pelapor oleh penyidik di Gedung Direktoral Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar dengan 15 pertanyaan, inti dari pertanyaan tersebut adalah “Kerugian yang akan diterima dari adanya pemalsuan tandatangan tersebut”.
Dugaan Pemalsuan tanda tangan Anggota Dewan Pengupahan unsur SP/SB perwakilan dari SPN Kabupaten Bogor ini diketahui pada tanggal 22 Desember 2016 oleh Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat unsur SP/SB perwakilan SPN Bung Dede Koswara dari lampiran surat rekomendasi Bupati Bogor perihal Upah Minimum Sektor Kabupaten Bogor tahun 2017.
“Sanksi organisasi yang akan diberikan kepada Saudara Loeky  adalah pemecatan secara tidak hormat baik sebagai Anggota Dewan Pengupahan maupun sebagai Sekretaris DPC SPN Kabupaten Bogor jika memang terbukti Saudara Loeky melanggar persetujuan organisasi dengan menandatangani atau menyetujui adanya Upah Padat Karya tersebut” Tegas Ketua DPD SPN Provinsi Jawa Barat Bung Iyan Sopyan.

Baca juga:  PENUNGGAK IURAN BPJS KESEHATAN DIANCAM DENDA RP 30 JUTA

Inaken/Coed