BEKASI (15/06/2026) – Serikat Pekerja Nasional (SPN) menggelar kegiatan penting untuk meningkatkan kapasitas anggotanya. Mereka mengadakan tindak lanjut pelatihan Trainers Training Module 1 (TTM 1).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantin PT Pilot Pen Indonesia pada Minggu (14/06). Selain itu, program ini merupakan hasil kerja sama antara DTDA dan KSPI.
Pihak panitia sengaja mengangkat tema mengenai Kekerasan Berbasis Gender. Oleh karena itu, isu ini menjadi sangat krusial bagi seluruh pekerja.
Menciptakan Lingkungan Kerja Aman
Pekerja harus memahami isu ini demi mewujudkan lingkungan kerja yang aman. Selanjutnya, tempat kerja juga harus bersifat inklusif serta bebas dari diskriminasi.
Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPN, Bung Amri Yahya, menghadiri acara tersebut. Bahkan, beliau memberikan sambutan yang membakar semangat para peserta.
Bung Amri menegaskan bahwa pendidikan gender bagi anggota serikat sangat penting. Menurut beliau, pemahaman yang baik akan meningkatkan kesadaran terhadap hak pekerja.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mampu memahami bentuk kekerasan gender. Kemudian, mereka harus mengenali potensinya di lingkungan kerja,” ujar Bung Amri Yahya.
Menjadi Agen Perubahan
Beliau juga meminta peserta berperan aktif dalam pencegahan kasus. Sementara itu, perwakilan KSPI Bung Ashari turut hadir memberikan dukungan penuh. Perwakilan DPC SPN Kabupaten Bekasi juga mendampingi pelaksanaan program tersebut.
Seluruh peserta mengikuti kegiatan ini secara interaktif melalui sesi diskusi. Akibatnya, mereka bisa saling berbagi pengalaman mengenai tantangan di pabrik.
Singkatnya, program TTM 1 ini bertujuan mencetak agen perubahan di perusahaan. Akan tetapi, perjuangan ini membutuhkan komitmen kuat dari semua pihak terkait. SPN akan terus memperjuangkan tempat kerja yang adil dan bermartabat.
(SN-03)