TANGERANG (04/10/2026) – PSP SPN PT Pancaprima Ekabrothers menggelar Konferensi Anggota (Konferta) XI pada Minggu, 4 Oktober 2026. Forum ini menegaskan satu hal. Perjuangan kesejahteraan pekerja membutuhkan lebih dari sekadar slogan.

Selain itu, perjuangan memerlukan organisasi yang solid dan kepemimpinan yang kuat. Serikat juga butuh keberanian menyuarakan kepentingan anggota. Bahkan, hubungan industrial harus berdiri di atas komunikasi dan penghormatan terhadap hak pekerja.

Konferta XI mengusung tema “Kita Wujudkan Perjuangan Bersama untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja yang Berkeadilan”. Melalui forum ini, organisasi melakukan konsolidasi dan mempertanggungjawabkan kepengurusan sebelumnya. Kemudian, peserta menentukan arah perjuangan untuk periode mendatang.

Ketua DPC SPN Kota Tangerang Nur Iksan, S.Ikom, menghadiri kegiatan ini. Sementara itu, Abdul Rohim hadir mewakili manajemen PT Pancaprima Ekabrothers. Para Ketua PSP SPN se-Kota Tangerang dan 36 delegasi anggota juga ikut hadir.

Sinergi Harus Berujung pada Kesejahteraan

Dalam sambutannya, Nur Iksan menekankan pentingnya sinergi antara serikat pekerja dan manajemen. Menurutnya, hubungan industrial yang sehat tidak cukup hanya bebas konflik.

Akan tetapi, hubungan itu harus menghadirkan penyelesaian masalah yang adil. Hubungan tersebut juga harus memberi manfaat nyata bagi pekerja dan perusahaan.

Oleh karena itu, sinergi serikat dan manajemen harus menjadi ujung tombak keberhasilan bersama. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Baca juga:  MENINGKATKAN KAPASITAS MEDIA SPN MELALUI PELATIHAN INTENSIF: MENUJU KOMUNIKASI YANG EFEKTIF DAN AKUNTABEL

Bagi SPN, dialog sosial tidak menghapus fungsi kritis serikat pekerja. Justru organisasi yang kuat membuka ruang pembahasan masalah secara terbuka. Selanjutnya, serikat memperjuangkan masalah itu sesuai kondisi nyata pekerja.

Singkatnya, harmonisasi hubungan industrial memerlukan kesetaraan dan keterbukaan. Selain itu, semua pihak harus menghormati hak pekerja dan berkomitmen pada kesejahteraan.

Manajemen Dorong Komunikasi yang Efektif

Sementara itu, Abdul Rohim menyampaikan harapan kepada kepengurusan baru PSP SPN. Ia berharap pengurus menjaga harmonisasi hubungan industrial. Ia juga mendorong komunikasi yang semakin efektif dengan manajemen.

Harapan ini penting karena komunikasi terbuka mencegah kesalahpahaman. Selain itu, komunikasi yang baik mempercepat penyelesaian persoalan ketenagakerjaan secara konstruktif.

Akan tetapi, organisasi pekerja harus menyertai komunikasi dengan keberanian menyampaikan aspirasi. Serikat bukan sekadar mitra komunikasi. Serikat mewakili kepentingan dan suara anggota di tempat kerja.

Bung Dadhi Kembali Mendapat Mandat

Konferta XI menghasilkan keputusan penting. Peserta kembali memilih Bung Dadhi sebagai Ketua PSP SPN PT Pancaprima Ekabrothers untuk periode kedua.

Mandat ini bukan sekadar kepercayaan. Bahkan, mandat tersebut membawa tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan dan menjawab harapan anggota.

Baca juga:  GLOBALISASI VS SOLIDARITAS BURUH: BISAKAH SERIKAT PEKERJA TETAP BERDIRI KETIKA PERUSAHAAN BERMAIN API?

Oleh karena itu, periode kedua harus memperkuat konsolidasi dan kualitas pelayanan organisasi. Pengurus juga perlu mempererat komunikasi dengan anggota. Selanjutnya, setiap persoalan pekerja harus mendapat perhatian serius.

Kepemimpinan serikat bukan soal jabatan. Kepemimpinan menuntut keberanian memikul mandat anggota. Pemimpin juga harus menjaga organisasi tetap di garis perjuangan pekerja.

Anggota berharap Bung Dadhi menghadirkan energi baru dalam organisasi. Selain itu, ia perlu memperkuat persatuan anggota dan mendorong agenda perjuangan yang lebih konkret.

Semangat Baru, Perjuangan Baru

Konferta XI bukan sekadar forum pergantian pengurus. Lebih dari itu, forum ini memperbarui komitmen perjuangan dan menyatukan kekuatan anggota.

Kesejahteraan berkeadilan tidak datang dengan sendirinya. Oleh karena itu, pekerja harus memperjuangkan dan mengawalnya. Akhirnya, kesejahteraan itu harus menjadi bagian nyata dari kehidupan pekerja.

Kepengurusan baru membawa harapan akan semangat, strategi, dan perjuangan yang lebih kuat. Dukungan anggota dan DPC SPN Kota Tangerang menjadi modal penting. Kemudian, hubungan industrial yang konstruktif dengan manajemen akan memperkokoh organisasi.

Singkatnya, Konferta XI kembali menegaskan satu pesan. Organisasi yang kuat menjadi fondasi perjuangan. Perjuangan yang solid harus bermuara pada kesejahteraan pekerja yang berkeadilan.

(SN-03)