​(SPN News) Cikarang, 29 Juli 2017 bertempat di Kantor Sekretariat DPC SPN Kabupaten Bekasi, PSP SPN PT Tekun Asas Sukses Makmur (TASM)  mengadakan pendidikan untuk pengurus.  Acara pelatihan ini di fasilitasi oleh DPC SPN Kabupaten Bekasi melalui program sabtu pintar dan diikuti oleh 7 orang. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membangun karakter dari pengurus agar memiliki loyalitas, meningkatkan rasa memiliki terhadap organisasi SPN dan kedepannya mampu menjalankannya tugas serta kewajibannya sebagai pengurus PSP SP.

Acara  dimulai pukul 09.30 WIB diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPC SPN Kabupaten Bekasi bapak Joko Sugimin yang menyampaikan apresiasi atas semangat belajar dari pengurus PSP SPN PT TASM yang hadir pada saat ini, disampaikan pula bahwa Sabtu pintar merupakan program dari DPC SPN dalam rangka meningkatkan kecintaan dan rasa memiliki terhadap organisasi dan diharapkan agar melalui program pendidikan dan pelatihan yang intensif pengurus akan dapat melaksanakan fungsi dan kewajibannya baik kepada organisasi maupun kepada anggota. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penyampaian materi Capasity Building oleh narasumber bung Widjayanto. Dalam materi ini disampaikan tentang sikap dan kapasitas mental yang harus dipunyai. Setiap orang harus memiliki management diri yang terdiri dari kepercayaan diri , kerapihan/keterampilan, perhatian yang penuh, tidak pernah menolak, kebulatan tekad, aktif, mau belajar, konsekuen, terbuka dan memiliki sifat memimpin/kepemimpinan. Disampaikan pula bahwa dalam kepengurusan itu harus memiliki 4 P yaitu : Pemikir, Penggerak, Pendobrak dan Pelaksana agar Kepengurusan itu kompak dan berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga:  PEMBAHASAN KAJIAN UMSK YANG BERLARUT-LARUT DI KABUPATEN BEKASI

Materi kedua adalah materi tentang Struktur dan Job Deskription SP/SB dan materi ini disampaikan oleh narasumber bung Gismanto. Sangat penting sekali Kepengurusan itu memiliki struktur yang solid, kompak dan efektif. Pengurus juga harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan semestinya. Setelah penyampaian materi tersebut acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang terkait dengan dua materi diatas dan juga dengan kondisi ketenagakerjaan pada saat ini.

Shanto jabar 6 dari narasumber Widjayanto/Coed