Wujudkan keadilan dengan Stop kekerasan berbasis gender dimanapun berada

(SPN News) Serang, Komite Perempuan (KP) DPD SPN Provinsi Banten pada Kamis (30/8/2018) melakukan peringatan HUT KP DPD SPN Provinsi Banten yang ke 3. Acara ini dihadiri oleh 300 pengurus dan anggota KP SPN dari Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Tema dari peringatan HUT ke 3 kali adalah “Wujudkan Keadilan Dengan Stop Kekerasan Berbasis Gender Dimanapun Berada. Tujuan dari peringatan HUT ini adalah untuk menguatkan kembali bahwa KP adalah sayap organisasi yang dibentuk untuk membesarkan dan menguatkan organisasi SPN.

Ketua Panitia Rukati dalam sambutannya mengatakan bahwa “acara ini terselenggara atadukunganan banyak pihak dan semoga menjadi doronga. Kepada perempuan untuk berbuat yang terbaik bagi organisasi SpN serta pekerja pada umumnya.

Baca juga:  TKA DI JAWA TENGAH NAIK SECARA SIGNIFIKAN

Ketua KP Provinsi Banten Nurlatifah mengatakan bahwa “KP Kota Tangerang, KP Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang dapat berkumpul demi kemajuan bersama. Ini menjadi bukti bahwa sayap organisasi dibentuk untuk membesarkan organisasi SPN. Dalam peringatan HUT KP Banten kali ini akan diisi dengan talk show, lomba orasi, menulis, lomba tutorial hijab dan lomba foto.

Sementara Suwarto atas nama DPD Provinsi Banten menyampaikan bahwa “KP adalah sayap organisasi yang tujuannya tentu saja adalah untuk membesarkan organisasi. Berharap agar KP berkontribusi untuk kemajuan buruh dan organisasi di masa depan. Dan menyampaikan bahwa organisasi SPN sudah mulai berkembang di Lebak, Pandeglang dan Tangerang Selatan, oleh karena itu penting sekali KP untuk bersinergi dan berkontribusi kepada pengembangan organisasi SPN. Selain tentu saja aktivis perempuan untuk menuntut hak-haknya.

Baca juga:  DEKLARASI KOMITE PEREMPUAN DPC SPN KOTA TANGERANG

Sambutan terakhir dari Ir, H Suryadi Hendarman M.M anggota DPRD Provinsi Banten “harus membuka dialog dengan SPN untuk lebih mengetahui program dan kiprah SPN khususnya di Provinsi Banten. SPN bisa berdialog dengan DPRD dan pemerintah untuk mengatur tentang hal-hal yg menyangkut ketenagakerjaan melalui Pergub seperti standarisasi uang makan, transportasi dan lain-lain.

Dalam sesi wawancara Nurlatifah mengatakan “bahwa keberadaan Komite Perempuan sebagai sayap organisasi bertugas untuk bagaimana membesarkan dan membuat organisasi menjadi lebih kuat, dan fokus dalam fungsi perjuangan organisasi serikat pekerja”.

Shanto/Editor