DPD SPN DI Yogyakarta mengadakan acara pelatihan bersama bagi Laskar Nasional dan Komite Perempuan DI Yogyakarta

(SPN News) Yogyakarta, pada (27/10/2018) DPD SPN DI Yogyakarta mengadakan pelatihan bagi calon anggota Laskar Nasional dan juga Komite Perempuan (KP) DI Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Istirahat karyawan Jogjakarta tersebut di ikuti oleh anggota SPN DI Yogyakarta yang terdiri dari 15 anggota KP serta 20 peserta calon Laskar Nasional.

Acara bersama dua sayap organisasi SPN tersebut dibuka oleh Angga Suanggana mewakili Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berhalangan untuk hadir. Dalam sambutan tertulisnya kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Andung Prihadi Santosa menyampaikan apresiasinya kepada SPN yang mengadakan pelatihan ini, selain itu dari pemerintah juga menekankan upaya memperkuat komunikasi antara pengusaha dan juga dengan lebih mengedepankan dialog sosial.

Baca juga:  KSPI MENAGIH JANJI ANIES BASWEDAN

Hadir sebagai narasumber adalah Dewi Mariyani, dalam sesi tersebut dari narasumber menyampaikan materi tentang serikat pekerja, baik itu tentang fungsi, peran dan tugas dari serikat pekerja khususnya SPN.

Dalam sesi ke – 2 sebagai nara sumber adalah Hariyono yang juga merupakan penasehat Dewan Pimpinan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam materinya Hariyono menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kondisi serikat pekerja saat ini, diantaranya adalah tentang banyaknya anggota serikat pekerja nasional yang maju sebagai sebagai calon anggota dewan rakyat diberbagai jenjang baik kabupaten/kota, provinsi maupun pusat. Kemudian juga tentang penetapan upah minimum oleh pemerintah setiap tahun.

“walaupun teman – teman kita anggota SPN yang maju nanti dari berbagai macam partai mari kita mendukung mereka, karena mereka adalah saudara kita maju sebagai calon anggota legistatif diberbagai daerah tersebut juga akan berjuang melalui lembaga legislatif apabila mereka terpilih kelak”.

Baca juga:  BURUH HARUS MENGIKUTI SETIAP PERKEMBANGAN

Acara pelatihan bersama tersebut selesai pada pukul 17.00 setelah penyampaian materi dari guru besar fakultas hukum UGM Prof. Dr. Ari Hernawan, SH, MH yang memberikan materi tentang kondisi perburuhan di era milenial.

Heri/Editor