YOGYAKARTA (13/09/2026). Serikat pekerja bukan sekadar papan nama di dinding perusahaan. Organisasi ini menjadi suara kolektif bagi para pekerja.
Selain itu, wadah ini berfungsi memperjuangkan kepentingan anggota. Selanjutnya, ia menjadi benteng ketika hak pekerja menghadapi persoalan hubungan industrial.
Semangat tersebut mengiringi pelantikan Pimpinan Serikat Pekerja (PSP) SPN PT Eagle Glove Indonesia. Acara ini berlangsung pada hari Minggu, 13 September 2026.
Kegiatan bertempat di Mbah Moeh Resto, Prambanan, Yogyakarta. Akan tetapi, pihak manajemen perusahaan berhalangan hadir dalam agenda tersebut.
Sularman bersama jajaran pengurus baru menerima amanah organisasi. Mereka resmi memimpin di lingkungan PT Eagle Glove Indonesia.
Oleh karena itu, pelantikan ini bukan garis akhir. Akan tetapi, momen ini menjadi titik awal pembuktian kinerja organisasi.
Ketua DPD SPN Provinsi DIY, Harsono, menyampaikan ucapan selamat. Ia mengatakannya kepada Sularman dan seluruh jajaran pengurus baru.
Di balik ucapan itu, terselip pesan yang tegas. Jabatan ini bukan kehormatan semata, melainkan tanggung jawab besar.
Harsono berharap pengurus baru menjalankan amanah dengan baik. Pengurus harus aktif dalam setiap agenda organisasi.
Selain itu, mereka wajib berpegang teguh pada AD/ART SPN. Aturan tersebut menjadi pijakan utama dalam perjuangan.
Ia juga mendorong pengurus agar turun langsung ke lapangan. Pengurus harus mendengar keresahan anggota dan membangun komunikasi yang baik.
Bahkan, mereka wajib memastikan organisasi menjadi rumah bersama. Singkatnya, serikat pekerja tidak boleh hanya aktif di atas kertas.
Organisasi membutuhkan pengurus yang terus bergerak nyata. Selain itu, solidaritas anggota menjadi kunci kekuatan utama.
Pelantikan ini menjadi momentum membangun konsolidasi kuat. Kepengurusan baru mengemban Surat Keputusan DPD SPN Provinsi DIY Nomor: 01.048/DPD SPN DIY/IX/2026.
Akibatnya, mereka dituntut bekerja nyata melampaui seremoni belaka. Kekuatan serikat tidak diukur dari kemegahan acara pelantikan.
Sebaliknya, keberanian berdiri bersama anggota menjadi ukuran utama. Amanah kini telah resmi diberikan kepada pengurus baru.
(SN-08)
