OKNUM MANAJEMEN PT KAHOINDAH CITRAGARMENT TAMBUN INKAR JANJI

OKNUM MANAJEMEN PT KAHOINDAH CITRAGARMENT TAMBUN INKAR JANJI

Sesuai kesepakatan pasca mogok kerja bahwa managemen tidak akan melakukan intimidasi dan mutasi ternyata tidak sesuai dengan fakta yang terjadi

(SPN News) Tambun, pada mogok kerja hari ke 3 di PT Kahoindah Citragarment Tambun (3/8/2018) telah dilakukan perundingan bipartit yang salah satu butir kesepakatannya adalah management tidak akan melakukan ancaman, intimidasi maupun mutasi kepada karyawan yang melakukan mogok kerja.

Hal ini disampaikan oleh Bambang selalu perwakilan PT Kahoindah Citragarment Tambun di depan karyawan yang melakukan mogok kerja setelah perundingan bipartit tersebut selesai dilakukan. Dan diperkuat juga dengan pernyataan dari Ketua PSP SPN Muhammad Nur, Wakil Ketua DPD Provinsi Jawa Barat Amri dan Ketua DPP SPN Bidang Organisasi Sugianto dalam orasinya kepada karyawan yang mengikuti mogok kerja.

Tetapi pada kenyataannya, pada Senin (6/8/2018) masih ditemukan bentuk dari intimidasi tersebut. Diantaranya ada karyawan yang tidak diberikan pekerjaan, ada pula perayaan-perayaan bernada sindiran kepada karyawan yang melakukan mogok kerja. Semua itu sudah dilaporkan kepada PSP SPN. Selain itu banyak karyawan yang diminta untuk mengisi formulir pengunduran diri yang disodorkan oleh atasannya dan berdasarkan informasi yang didapat para karyawan menolak untuk mengisi formulir tersebut dan langsung melaporkannya kepada PSP SPN PT Kahoindah Citragarment Tambun untuk ditindaklanjuti.

Muhammad Nur mengatakan “semua laporan anggota sudah langsung ditindaklanjuti dan sudah disampaikan kepada manajemen untuk diproses dan diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali”.

Shanto/Editor

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KONTRIBUSI KANTOR PUSAT

TOTAL DANA YANG TERKUMPUL

Rp.323.602.000

Untuk lebih detailnya klik.

Arsip

Kolom Iklan