Sehari sebelum pelaksanaan mogok kerja, beredar himbauan yang berisi ancaman agar buruh tidak melaksanakan mogok kerja

(SPN News) Morowali, Sehari sebelum pelaksanaan aksi Mogok kerja, beredar surat Nomor : 064/SDM-IMIP/MWL/I/2019 Tentang himbauan kepada karyawan kawasan IMIP, yang diduga diterbitkan pihak manajemen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang berisikan nada ancaman bagi karyawan yang melaksanakan mogok kerja. Selebaran nada ancaman yang kemudian diunggah dan menyebar di jejaring sosial Facebook Grup IMIP Bersatu ini ternyata tidak menyurutkan niat ribuan pekerja yang ada perusahaan tambang nikel terbesar sekawasan Indonesia Timur ini untuk tetap melakukan aksi Mogok Kerja dan Unjuk Rasa.

Terbukti, (24/1/2019) suasana di kawasan pabrik terlihat berbeda dari biasanya, Ribuan pekerja dari segala arah pabrik nampak terlihat iring-iringan rombongan pekerja yang meninggalkan kawasan pabrik untuk kemudian berkumpul di area Pos security satu. Aksi mogok kerja ini merupakan ekspresi bentuk sikap perlawanan para pekerja yang ada dikawasan pabrik kepada pihak manajemen PT IMIP yang telah melayangkan surat penolakan (keberatan) atas kenaikan UMSK sebesar 20 persen yang telah disepakati bersama.

Baca juga:  SURAT EDARAN TIDAK DIKUALIFIKASIKAN SEBAGAI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

Aksi mogok yang direncanakan akan berlangsung selama sepekan ini, dipastikan akan memperlambat proses produksi, salah seorang karyawan peserta aksi mogok yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, “bahwa inilah saatnya buruh yang ada dikawasan IMIP menentukan sikapnya, sudah terlalu lama kita diam dan tertindas, apa yang kita minta saat ini hanyalah sebagian kecil dari hasil keringat kita”. Ia juga mengajak kepada sebagian pekerja yang masih ragu untuk turut ambil bagian dari aksi Mogok Kerja ini.

Masih menurut pekerja tersebut, “kenapa mesti takut, aksi ini sudah resmi karena sudah ada pemberitahuan sebelumnya dari seluruh organisasi serikat pekerja kepada pihak manajemen dan seluruh instansi yang terkait, Jadi Kalau ada pekerja yang masih masuk bekerja dan bekerja sebagaimana biasanya maka itulah karyawan yang betul- betul tidak punya nurani dan senang dijajah oleh pihak Manajemen tuturnya”.

Baca juga:  RUMAH IDAMAN UNTUK ANGGOTA SPN KABUPATEN BOGOR

Selain aksi mogok kerja, Ribuan Karyawan dan seluruh Serikat Buruh Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang tergabung dalam Front Perjuangan Buruh (FPB) yang mana SPN Kabupaten Morowali tergabung d dalamya juga melakukan Aksi Damai dengan menggelar orasi.

Anto/Editor