Pengurus dan anggota harus memiliki pengetahuan dan loyalitas yang tinggi kepada organisasi

(SPN News) Morowali, Kamis (15/11/2018), bertempat di kediaman Irwan di Desa Bahodopi kecamatan Bahodopi kabupaten Morowali Sulawesi Tengah, SPN Kabupaten Morowali mengadakan diskusi dan nonton film perburuhan pasca bipartit siang harinya, terkait beberapa kasus diantaranya kasus PHK sepihak dan End Kontrak yang dilakukan manajemen PT GCNS, PT ITSS dan PT IRNC. Dalam diskusi tersebut membahas permasalahan-permasalahan pekerja di Kawasan IMIP yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC SPN Kabupaten Morowali.

“Dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan sudah sangat jelas prosedur PKWT dan PKWTT, mana yang putus demi hukum dan batal demi hukum” jelas Ketua DPC SPN Kabupaten Morowali Katsaing.

Baca juga:  PT NIPSEA PAINT & CHEMICAL DILAPORKAN TERKAIT DUGAAN UNION BUSTING

Dalam diskusi tersebut Katsaing juga menekankan sebagai pengurus maupun anggota agar memiliki loyalitas dan komitmen tinggi terhadap lembaga demi berjalannya roda organisasi. Diskusi yang dihadiri pengurus PSP SPN yang berada di kawasan IMIP ini bertambah meriah, karena kedatangan perwakilan Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS) Alpian Al-Ayubby Pelu yang memberikan beberapa buku pengetahuan tentang perburuhan untuk SPN Morowali juga film dokumenter perburuhan.

Indonesia Calling adalah film dokumenter pendek Australia tahun 1946 yang disutradarai Joris Ivens dan diproduksi Waterside Workers’ Federation. Film ini menampilkan Sydney tidak lama setelah Perang Dunia II, dimana Anggota serikat Pelaut dan Pekerja Perairan menolak bekerja di kapal-kapal Belanda.

Baca juga:  AUDENSI DPP SPN DENGAN MENAKERTRANS

“Film ini banyak memberikan pelajaran dan hikmah kepada kita, terutama tentang fungsi dan tujuan serikat itu apa” ujar Irwan dalam penutup diskusi.

Tina/Editor