(SPNEWS) Jakarta, sehubungan dengan hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Serikat Pekerja Nasional (SPN) DKI Jakarta pada (15/8/2022) yang salah satu kesimpulannya adalah bahwa Komite Perempuan (KP) tidak akan lepas dari tubuh SPN. Dan atas kesepakatan dari seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPN se-DKI Jakarta dengan pertimbangan ke depannya agar tidak membuat organisasi di atas organisasi yang bisa mengakibatkan perpecahan dan mengurangi keanggota SPN itu sendiri, yang notabenenya adalah mayoritas pekerja perempuan. Sementara itu hasil dari rapat KP Nasional dan KP Daerah (16/8/2022) di Kantor DPD SPN DKI Jakarta, bahwa KP Nasional dan KP Daerah akan membuat jadwal pelatihan di bulan September 2022 yang akan di ikuti oleh DPC SPN yang ada di DKI Jakarta secara bertahap.

Baca juga:  SONG CHUANYUN TERDUGA ANIAYA ABK WNI DITANGKAP

“Terkait Team Riset yang telah dibentuk kemarin, kami berharap harus bisa membawa anggota SPN kedepan untuk bisa mendapatkan pendidikan dan pelatihan pemahaman gender”, menurut Amani Satria selaku KP Daerah DKI Jakarta yang juga sebagai PSP SPN PT Kahoindah Citragarment.

Ketua KP Daerah SPN DKI Jakarta Siti Sa’ano menambahkan “Kunjungan KP ini dihadiri oleh Ketua KP Nasional bersama jajarannya dan KP DKI Jakarta ke Kantor DPD SPN DKI Jakarta. Tujuan dari kunjungan kerja KP Nasional adalah untuk mengetahui sejauh mana DPD SPN DKI Jakarta mengenal Komite Perempuan di daerahnya, dan bagaimana dengan keterwakilan perempuan di SPN DKI Jakarta dan apa saja pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan oleh Komite Perempuan, sehingga ada sinkronisasi dengan bidang perempuan dan anak”.

Baca juga:  BURUH JAWA BARAT TUNTUT THR DIBAYARKAN TEPAT WAKTU

“Harapan kami dari DPD SPN DKI Jakarta dan Komite Perempuan DKI Jakarta adalah : 1. Agar Komite Perempuan SPN tetap menjadi sayap organisasi dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari induk organisasi, 2. Berharap akan adanya pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh KP Nasional/DPP SPN khusus untuk kader perempuan SPN DKI Jakarta, sehingga tercipta kader-kader baru yang mumpuni dan bisa mengorganizer anggota yang belum berserikat agar mereka mau berserikat, dengan begitu akan ada penambahan anggota di SPN DKI Jakarta, 3. Teman-teman pengurus Komite Perempuan Daerah DKI Jakarta agar tetap semangat berinovasi dan berkreasi dalam menciptakan dan memajukan perempuan di SPN”, tutur Saano.

SN 20/Editor