Ketua Tim pengawas Orang Asing (PORA) Kabupaten Bekasi Rusdiana menyebut ke 29 TKA Cina di PT Wan Bao Long Steel Kedungwaringin Kabuaten Bekasi masuk kategori berketerampilan (skilled) walaupun bertugas sebagai operator mesin bubut

(SPN News) Cikarang, Tim Pengawas Orang Asing (Tim PORA) melakukan inspeksi mendadak ke PT Wan Bao Long Steel yang berada di Desa Waringin Jaya Kecamatan Kedungwaringin, (09/05).

Ketua Tim PORA, Rudiana menjelaskan, dalam inspeksi mendadak tersebut pihaknya menemukan ada 29 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina.

“IMTA yang kita keluarkan itu sudah sesuai dengan jabatan yang diterima oleh orang asing tersebut. Artinya tidak ada masalah begitu juga dengan dokumen keimigrasiannya seperti KITAS dan PASPORT itu ada,” kata Rudiana.

Baca juga:  PT LONDON SUMATRA KENA SANKSI PENANGGUHAN RSPO

Hanya saja, kata dia, persoalan yang ditemukannya adalah terkait proses transfer pengetahuan dan teknologi ke tenaga pendamping yang tidak berjalan karena terkendala bahasa.

“Tiap TKA ada pendampingnya dari tenaga kerja kita. Hanya saja permasalahannya pendamping kita belum bisa menyatu dengan orang asing tersebut. Jadi jangankan mentrafster ilmunya, kenal sama pendampingnya saja tidak,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya menyarankan agar perusahaan tempat mereka bekerja, yakni PT WBLS memberi kursus atau pelatihan bahasa cina kepada para pendamping TKA agar proses transfer pengetahuan dan teknologi bisa berjalan.

“Untuk pendampingnya tolong diusahakan diberilah kursus atau cara-cara yang lain agar mampu berbahasa cina. Jadi pada saat mendampingi tenaga kerja asing bisa berjalan lancar dan proses alih tekhnologi bisa terealisasi,” kata dia.

Baca juga:  PERUNDINGAN DEADLOCK, PSP SPN PT APLUS KABUPATEN LEBAK AKAN GELAR AKSI

Ia pun menyebut ke 29 TKA Cina yang itu masuk kategori berketerampilan (skilled) walaupun bertugas sebagai operator mesin bubut. Namun, pihaknya masih akan mengkomunikasikan lagi persoalan itu ke Pengawas Ketenegerjaan Provinsi Jawa Barat.

“Bubut juga kan skilled . Jangan diliat skilled itu hanya manager, direktur. Bubut juga ada skilled- nya,” ungkapnya.

Shanto dikutip dari Beritacikarang.com/Editor