(SPNEWS) Serang, bertempat di area sekolah SMP N 1 Kibin, Kabupaten Serang pada (09/03/2024) DPC SPN Kabupaten Serang memberikan pendidikan Capacity Building untuk pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMP N 1 Kibin periode 2024 – 2025 yang di ikuti oleh empat puluh tujuh peserta dengan empat belas peserta laki laki dan tiga puluh tiga peserta perempuan yang di pandu oleh Tim Instruktur yang dikomandoi langsung oleh Asep Saepulloh, S.H, M.M. selaku Ketua DPC SPN Kabupaten Serang.

Dalam kegiatan ini meskipun diguyur hujan deras namun seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan outdoor yang terdiri dari enam pos yakni pos utama sebagai ajang perkenalan dan pembentukan kelompok serta pemanasan. Pos selanjutnya permainan blind train untuk melatih komunikasi efektif antar anggota, pos ketiga permainan mouse trap untuk melatih kepemimpinan, dan pos selanjutnya permainan talang bola ajaib untuk melatih strategi dan taktik disusul permainan puzle untuk melatih mindset peserta agar bisa berfikir lebih luas dan memandang satu permasalahan dari berbagai sudut dan terakhir permainan jembatan buaya yang melatih soliditas dan solidaritas tim.

Baca juga:  UNRAS MENUNTUT UMSK KABUPATEN BOGOR

Hj. Otih Yulie Susanti, M.Pd selaku kepala sekolah SMP N 1 Kibin menyampaikan ungkapan terimakasih nya kepada tim dari DPC SPN Kabupaten Serang yang telah bersedia memfasilitasi kegiatan Capacity Building ini.

“Terima kasih untuk Pak Asep dan Tim SPN , semoga dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas karakter kali ini anak anak bisa lebih semangat dan juga memiliki inisiatif serta aktif dalam menjalankan tugas pengurus OSIS di sekolah” ungkapnya.

Emilia Fatikah salah satu peserta pendidikan mengaku sangat menikmati kegiatan dan permainan yang di sajikan di setiap pos karena selain menyenangkan dalam permainan itu juga tersirat makna untuk melatih kepribadian.

“Dari kegiatan ini kami jadi lebih tahu tentang kepemimpinan, kekompakan, kerja sama, fokus dan pentingnya meningkatkan nilai diri baik di bidang akademik, non akademik dan lain sebagainya” ungkap Emil.

Baca juga:  PENTINGNYA BURUH MENYADARI RESIKO PEKERJAAN

SN 02/Editor