​Nilai tukar Dolar Amerika hampir menembus Rp 14.000,- 

(SPN News) Jakarta , nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatatkan penguatan terhadap rupiah pagi ini. Dolar AS pagi ini tercatat berada di Rp 13.910. Dolar semakin perkasa atas rupiah yang pada hari sebelumnya masih berada di Rp 13.890. Penguatan dolar terhadap rupiah bakal langsung dirasakan dampaknya pada industri dalam negeri.

“Dampak depresiasi rupiah akan langsung terasa ke biaya impor yang meningkat cukup tinggi,” kata Pengamat Ekonomi Bhima Yudhistira kepada

Penguatan dolar, selain mendongkrak harga bahan baku secara langsung, juga meningkatkan biaya angkut bahan baku dan barang modal yang selama ini masih menggunakan kapal asing.

Baca juga:  DIPHK SEPIHAK, RATUSAN PEKERJA PT SEGAR MURNI UTAMA MOJOKERTO GELAR UNJUK RASA

“Untuk impor baik bahan baku, barang modal dan barang konsumsi sebagian besar gunakan kapal asing yang membutuhkan dolar jadi logistic cost pasti makin membebani industri domestik,” sebut dia.

Di sisi lain, pelaku usaha tak bisa menaikkan harga jual barangnya di dalam negeri lantaran takut ditinggal pelanggan mengingat daya beli yang tengah lesu.

“Kondisi ini menggerus pendapatan pelaku usaha,” tandas dia.

Sebagai informasi, mengutip reuters , Kamis (26/4/2018), dolar AS pagi ini tercatat berada di Rp 13.910. Dolar semakin perkasa atas rupiah yang pada hari sebelumnya masih berada di Rp 13.890. Pagi ini, dolar AS bergerak cukup agresif, bahkan sempat menyentuh Rp 13.930 pagi ini.

Baca juga:  ANGGOTA SPN MEMENANGKAN GUGATAN DI PHI BANDUNG

Shanto dikutip dari detik.com/Editor