​(SPN News) Jakarta, 15 Agustus 2017 dalam rangka memetakan permasalahan-permasalahan pekerja yang ada di sektor perkebunan sawit, International Labour Organization (ILO) Jakarta mengadakan diskusi perburuhan dengan perwakilan serikat pekerja/serikat buruh perkebunan sawit yaitu dari SPSI, SBSI, KSPI dan pemerhati perkebunan sawit di Kantor ILO Jakarta bertempat di Menara Thamrin Jalan M.H. Thamrin No 3, RT 10/RW 10  Kampung Bali Tanah Abang Jakarta Pusat.

Lima belas (15) orang peserta perwakilan serikat pekerja/serikat buruh perkebunan sawit yang hadir dalam  diskusi bersama Yunirwan Gah selaku Koordinator Proyek ILO, memetakan permasalahan pekerja yang terjadi di sektor perkebunan sawit diantaranya : mulai dari upah yang diterima oleh pekerja, status kerja, lingkungan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pekerja anak, serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB), perjanjian kerja bersama (PKB) buruh perkebunan sawit dan lain-lain.

Baca juga:  MELAWAN PELECEHAN DAN KEKERASAN BERBASIS GENDER DI TEMPAT KERJA

Berkesampatan hadir mewakili DPP SPN bung Zulkifli menjelaskan bahwa agenda diskusi kali ini nantinya akan dijadikan bahan untuk Workshop di pertengahan bulan September 2017.

“Tanggapan ILO positif, akan ada tindak lanjut untuk menjadikan Project di 2 Provinsi Sumatra Utara dan Jambi juga mengadakan workshop pertengahan September tentang permasalahan buruh di perkebunan sawit” ungkap bung Zul.

Hal serupa di ungkapkan, dirinya sangat mendukung program yang akan digagas oleh ILO Jakarta. Untuk SPN sendiri agenda diskusi ini sangat bermanfaat.

“Karena SPN kan baru nih di sektor sawit, dengan permasalahan yang cukup rumit, mulai dari kontrak, upah, K3, Pendidikan bagi anak pekerja yang berada di tengah-tengah hutan”, pungkas bung Zul.

Baca juga:  KAPAN KORBAN PHK DAPAT JKP ?

Munir Banten 2/Coed