Pan Brothers TBk menargetkan untuk mengurangi pekerja sebesar 25% setahun.

(SPN News) Jakarta, Pan Brothers TBk akan terus meningkatkan efisiensi dengan mengurangi tenaga manusia dengan mesin. 2018, ditargetkan pengurangan tenaga manusia sampai 25%, dengan tujuan untuk mengurangi biaya produksi, hasil produksi lebih masimal dengan kualitas lebih baik.

Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur Pan Brothers Ludijamto Setijo, “iya, saya berniat begitu. Tapi, kalau saya bilang menggantikan tenaga manusia sampai 50% tidak akan ada yang percaya. Maka, saya mau mulai dari 25% pertahun. Saya lakukan dengan mengganti pekerjaan manual dengan robot/mesin 2% perbulan”. Efisiensi dengan mesin dapat menekan cost produksi, dan mimpi Pan Brothers adalah mengurangi pekerja manusia sampai dengan 50% pada 2020 yang akan datang.

Baca juga:  RAKORNAS TENTANG PENGUPAHAN NASIONAL

Saat ini, jumlah pekerja di Grup Pan Brothers mencapai 35 ribu orang. Sebanyak 1.000 orang adalah tim riset dan pengembangan. Pada kuartal I-2016, laba perusahaan yang nyaris bangkrut saat krisis ekonomi 1997 silam itu melonjak hampir 400% menjadi US$ 3,72 juta.
Penjualan ekspor merupakan kontribusi terbesar yaitu US$ 79 juta, sedangkan pasar domestik hanya US$ 12,4 juta. Hingga Maret 2016, aset Pan Brothers mencapai US$ 457 juta. Sedangkan total utang mencapai US$ 238 juta.

Shanto dari Swa.co.id/Editor