BOGOR (28/10/2026) – Organisasi serikat pekerja tidak cukup hanya memiliki pengurus, struktur, dan nama besar. Sebaliknya, kekuatan organisasi harus terbukti lewat program kerja yang terarah dan terukur.

Selain itu, program tersebut harus memberi manfaat nyata bagi anggota dan keluarganya. Semangat inilah yang mengemuka dalam Leadership Capacity Building Training Sayap Organisasi Serikat Pekerja Nasional (SPN).

Pelatihan berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di Bigland Hotel Bogor. Hotel itu berada di Jalan Ciheuleut No. 1B, Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Belajar Metode SMART dan 5W+1H

Pada hari kedua, Selasa (27/10/2026), peserta mendapat pembekalan penyusunan program kerja organisasi. Mereka mempelajari metode SMART dan pendekatan 5W+1H.

Materi ini penting untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan. Di samping itu, materi tersebut memperkuat perencanaan program lima sayap organisasi SPN di tingkat nasional.

Lima sayap itu adalah Komite Perempuan Nasional, Komite Pekerja Muda Nasional, dan Laskar Nasional. Kemudian, ada Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) serta Media Center SPN.

Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi dan mempertajam arah perjuangan. Pada akhirnya, SPN ingin membangun organisasi yang makin profesional dan menjawab kebutuhan pekerja Indonesia.

Baca juga:  Menempuh Jalan Panjang Demi Ilmu: Perjuangan 45 Kader SPN Morowali Menuju Kendari

Lima Peran Strategis untuk Perjuangan Buruh

Sayap organisasi memperluas jangkauan pelayanan dan perjuangan serikat pekerja. Meski fungsinya berbeda, seluruh sayap harus bergerak menuju tujuan yang sama.

Tujuan itu adalah memperkuat organisasi dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Berikut peran kelima sayap tersebut:

  1. Komite Perempuan Nasional memperkuat partisipasi, kepemimpinan, dan perlindungan pekerja perempuan.
  2. Komite Pekerja Muda Nasional mendorong kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, dan keterlibatan pekerja muda dalam keputusan organisasi.
  3. Laskar Nasional memperkuat kedisiplinan, solidaritas, dan kesiapan organisasi menjalankan tugasnya.
  4. LKBH meningkatkan akses anggota terhadap konsultasi, informasi, dan pendampingan hukum ketenagakerjaan.
  5. Media Center SPN memperkuat komunikasi publik, dokumentasi perjuangan buruh, pemberitaan, dan penyebaran informasi organisasi.

Namun, kelima sayap itu tidak seharusnya bekerja terpisah. Karena itu, sinergi dan pembagian tugas yang jelas sangat diperlukan.

Dengan demikian, keberhasilan organisasi tidak hanya terlihat dari banyaknya kegiatan. Lebih dari itu, ukurannya adalah kualitas pelayanan, hasil kerja, dan manfaat bagi anggota.

Dari Gagasan Menjadi Program Nyata

Sesi Selasa menghadirkan beberapa pemateri. Mereka adalah Baiq Evi Mahdalina, Darlina Sihombing Lumban Toruan selaku Koordinator BBTK ISVI untuk Indonesia, serta Asep Saepulloh.

Baca juga:  SPN Coats Rejo Indonesia Rayakan May Day dengan Santunan Anak Yatim di Kampung Kibaru

Para pemateri mengajak peserta memahami pentingnya perencanaan program yang sistematis dan realistis. Selain itu, program harus sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Salah satu fokusnya adalah menerjemahkan gagasan menjadi program yang jelas. Program itu perlu memiliki tujuan, indikator keberhasilan, pembagian tanggung jawab, dan batas waktu.

Dalam serikat pekerja, kemampuan menyusun program merupakan keterampilan penting. Sebab, aspirasi anggota yang tidak menjadi rencana kerja bisa berhenti sebagai wacana.

Sebaliknya, program yang matang dapat menjadi pedoman untuk mengukur kemajuan organisasi. Melalui sesi ini, peserta belajar menyusun program yang bisa dilaksanakan dan dievaluasi.

Pada akhirnya, serikat pekerja membutuhkan kapasitas organisasi yang memadai. Kapasitas itu penting untuk menyampaikan aspirasi, memberi pendampingan, dan memperjuangkan kepentingan anggota.

Singkatnya, pelatihan kepemimpinan dan perencanaan program menjadi salah satu cara memperkuat kemampuan tersebut. Dengan begitu, SPN dapat membangun organisasi yang mampu merespons perubahan dunia kerja.

(SN-28)

Peserta pelatihan sayap organisasi SPN di ruang kelas

Peserta mengikuti sesi Leadership Capacity Building Training Sayap Organisasi SPN di Bigland Hotel Bogor.

Peserta lima sayap organisasi SPN menyimak materi

Peserta dari lima sayap organisasi SPN menyimak materi program kerja.

Foto bersama peserta pelatihan sayap organisasi SPN

Peserta dan pemateri berfoto bersama usai pelatihan.