LEMBANG (30/08/2026) — Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Nasional (DPD SPN) Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-2. Acara penting ini berlangsung pada 29 hingga 30 Agustus 2026. Panitia memilih kawasan Lembang, Bandung, Jawa Barat sebagai pusat kegiatan Rakerda.

Selain itu, Rakerda ini menjadi momentum strategis bagi konsolidasi organisasi. Seluruh jajaran mengevaluasi perjalanan program kerja secara menyeluruh. Pengurus juga menyatukan langkah perjuangan dalam menghadapi dinamika ketenagakerjaan terkini.

Jajaran DPD SPN Jawa Barat menghadiri forum tersebut bersama perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Pengurus menyerap aspirasi anggota dari berbagai wilayah wilayah Jawa Barat. Oleh karena itu, Rakerda ini menghasilkan rekomendasi organisasi yang kuat untuk masa depan.

Ketua DPD SPN Jawa Barat, Dadan Sudiana, membuka kegiatan dengan menyampaikan ucapan selamat datang.

“Kami menekankan pentingnya membangun kesatuan gerak dan memperkuat konsolidasi organisasi. Dinamika ketenagakerjaan membutuhkan organisasi pekerja yang solid, responsif, serta konsisten memperjuangkan anggota,” tegas Dadan Sudiana saat memberikan sambutan.

Amanat Organisasi dan Implementasi Nyata

Baca juga:  PSP SPN PT IMIP Kawal Dugaan Penghalangan Mogok Kerja ke Polres Morowali

Selanjutnya, Sekretaris Umum DPP SPN, Catur Andarwanto, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rakerda II ini. Beliau menegaskan bahwa Rakerda merupakan amanat resmi AD/ART organisasi.

“Saya melihat banyak hal yang dinamis dalam agenda ini. Saya berharap tidak hanya keputusannya yang baik, tapi juga implementasinya,” ujar Catur Andarwanto, S.H.

Sementara itu, beliau menambahkan bahwa kekuatan organisasi bergantung pada konsistensi jajaran pengurus. Keputusan Rakerda harus menjelma menjadi program kerja nyata di lapangan.

Setelah sesi sambutan, peserta menyimak laporan kerja DPD SPN Jawa Barat dari berbagai bidang. Perwakilan kesekretariatan, bendahara, Komite Perempuan, hingga Laskar Nasional memaparkan capaian mereka. Forum kemudian membahas tantangan organisasi secara terbuka demi perbaikan kinerja.

Baca juga:  Ketua Umum SPN Tekankan Ideologi Organisasi dalam Rakernas I di Semarang

DPC SPN Sampaikan Aspirasi dan Rekomendasi

Kemudian, panitia memberikan kesempatan kepada seluruh perwakilan DPC SPN se-Jawa Barat. Setiap cabang menyampaikan pandangan, masukan, serta saran rekomendasi untuk pengurus daerah.

Singkatnya, dialog interaktif ini mempertemukan persoalan di lapangan dengan kebijakan organisasi. Aspirasi dari tingkat bawah menjadi bahan utama penyusunan keputusan final.

Bahkan, Rakerda II ini memperkuat barisan SPN dalam mengawal isu kesejahteraan pekerja. Konsolidasi antara DPD dan DPC menjadi kunci utama perjuangan buruh di Jawa Barat.

Akibatnya, DPD SPN Jawa Barat makin siap mewujudkan perlindungan hak pekerja secara optimal. Organisasi berkomitmen untuk terus bergerak secara solid, demokratis, dan berpihak pada anggota.

(SN-27)