BANDUNG BARAT (26/01/2026) – Serikat Pekerja Nasional (SPN) terus bergerak memperkuat akarnya di tingkat perusahaan. DPC SPN Kabupaten Bandung Barat secara resmi melantik kepengurusan Pimpinan Serikat Pekerja (PSP) SPN PT Sugih Instrumendo Abadi.
Kemudian, acara pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Aula Tho’Aam, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026). Pelantikan ini mengacu pada Surat Keputusan Nomor: Kep.Org 108/DPC SPN/KBB/I/2026.
Momen ini menjadi penanda vital bagi konsolidasi kekuatan buruh di lingkungan perusahaan. Selanjutnya, serikat hadir bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai rumah pelindung hak pekerja.
Ketua DPC SPN Kabupaten Bandung Barat, Budiman, S.H., memberikan pesan tegas dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa pelantikan ini membawa tanggung jawab ideologis yang besar.
“PSP adalah jantung organisasi di tingkat perusahaan. Dari sinilah denyut perjuangan buruh bermula,” ujar Budiman.
Selain itu, Budiman meminta pengurus baru untuk menjadi penjaga hak anggota. Bahkan, mereka wajib berdiri di garda terdepan saat ketidakadilan menimpa pekerja.
Tantangan Hubungan Industrial
Budiman juga mengingatkan potensi tantangan hubungan industrial di masa depan. Oleh karena itu, pengurus PSP harus memahami regulasi ketenagakerjaan secara mendalam.
“Jabatan dalam serikat bukan kehormatan kosong, tetapi amanah perjuangan. Serikat pekerja tidak boleh jinak di hadapan ketidakadilan,” tegasnya.
Sementara itu, ia berharap kepengurusan baru mampu menjadikan serikat sebagai ruang edukasi dan advokasi. Akibatnya, seluruh anggota bisa merasakan manfaat nyata kehadiran SPN.
Susunan Pengurus Baru
Dalam pelantikan ini, Hendra Darajat resmi menerima amanah sebagai Ketua PSP SPN PT Sugih Instrumendo Abadi. Kemudian, Iqbal Kurnia Fadli mendampinginya sebagai Wakil Ketua I.
Selanjutnya, Wandi Purwanto menjabat sebagai Wakil Ketua II dan Herlina Cucum sebagai Wakil Ketua III. Struktur ini bertujuan memperkuat soliditas tim.
Untuk administrasi, Dede Rochendi memegang posisi Sekretaris. Ia bekerja bersama Riki Kuswendi, Asep Koswara, dan Dede Maman Suparman sebagai jajaran Wakil Sekretaris.
Terakhir, Daryoko mengemban tugas penting sebagai Bendahara. Dengan formasi ini, SPN Kabupaten Bandung Barat optimis dapat memperkuat martabat buruh di tingkat basis.
(SN-08)