Ilustrasi

Sedikitnya 440 perusahaan di Jawa Tengah terkena dampak Pandemi Covid-19 sepanjang 2020. Dari jumlah itu, bahkan 11.438 pekerja harus jadi korban PHK

(SPNEWS) Semarang, Sedikitnya 440 perusahaan di Jawa Tengah terkena dampak Pandemi Covid-19 sepanjang 2020. Dari jumlah itu, bahkan 11.438 pekerja harus jadi korban PHK dengan 36.132 orang lainnya harus dirumahkan.

Data-data tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat menjadi narasumber webinar BPK, (17/6/2021). Perusahaan yang jatuh bangun dihantam Covid-19 sebagian adalah perusahaan padat karya seperti industri tekstil hingga mebel.

“Ada 440 perusahaan garmen, tekstil, mebel, itu yang terdampak cukup serius,” kata Ganjar.

Bahkan dari jumlah perusahaan tersebut saat ini ada yang mulai mengalami kesulitan untuk mengembalikan pinjaman kepada pihak perbankan. sehingga ini juga menjadi sorotan oleh dirinya.

Baca juga:  PT SULINDAFIN AKAN TUTUP PABRIK

“Beberapa perusahaan tekstil yang ada di Jateng mulai punya masalah terkait dengan hubungannya dengan perbankan. Ini karena beberapa di antaranya menggunakan bank asing,” ungkapnya.

Itu semua berimbasn pada angka kemiskinan di Jateng. Ganjar menyebut angka kemiskinan di wilayahnya pada tahun 2020 sebesar 13,40 persen-12,30 persen. Sedangkan tahun 2021 berada pada rentang 11,94 persen-11,02 persen.

SN 09/Editor