Foto Istimewa

Pembukaan Kongres Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ke 5

(SPNEWS) Jakarta, Pada (11 Januari 2022) bertempat di Hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat dilakukan pembukaan Kongres Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ke 5. Kongres ke 5 mengambil tema Negara Sejahtera dan di hadiri 300 delegasi dari 32 provinsi dan 100 kabupaten/kota.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menegaskan bahwa KSPI akan menolak pembahasan revisi UU Cipta Kerja (Omnibuslaw) yang akan dilakukan oleh Pemerintah dan DPR.

“Bagi KSPI jelas akan menolak pembahasan Undang-undang Cipta Kerja. Kongres KSPI akan memutuskan dengan segala daya upaya bersama serikat pekerja lainnya, untuk menolaknya,” ujar Said.

Baca juga:  UNJUK RASA ALIANSI BANTEN DARURAT UPAH

Iqbal menjelaskan bahwa alasan penolakan terhadap Omnibuslaw mengingat segala sumber dana, SDM dan pemikiran presiden sudah terkuras habis selama pandemi apalagi biaya pemilu sangat tinggi. Oleh karena itu, pembahasan omnibuslaw yang telah dinyatakan cacat formil akan menimbulkan kegaduhan menjelang pemilu 2024 mendatang.

“KSPI berpesan kepada pemerintah dan DPR untuk mendrop UU tersebut karena akan menimbulkan kegaduan luar biasa menjelang pemilu 2024 mendatang,” tegasnya.

SN 09/Editor