Gambar Ilustrasi

Pekerja atau buruh pabrik menjadi salah satu yang pekerjaan yang paling rentan terkena dampak karena tidak punya pilihan social distancing

(SPN News) Jakarta, pekerja atau buruh pabrik menjadi salah satu yang pekerjaan yang paling rentan terkena dampak karena tidak punya pilihan social distancing. Maka dari itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan pemerintah dan pengusaha terhadap pekerja pabrik yang dihadapkan pada pilihan yang bagaikan buah simalakama.

Maka dari itu, di tengah menyebarnya virus corona, para buruh ini membutuhkan bantuan supaya bisa meningkatkan ekonominya. Menurut Ekonom World Bank Vivi Alatas, ada beberapa hal yang bisa pengusaha lakukan untuk membantu pada pekerja di tengah dampak virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Baca juga:  RATUSAN DEMONSTRAN SERIKAT PEKERJA NASIONAL SERBU DPRD KUTIM

Pertama, bersama memproduksi kebutuhan sanitasi dan alat pelindung Diri dan menjualnya dengan harga wajar. “Ini bukan saatnya memaksimalisasi profit. Jual dengan harga wajar, agar yang menjual dengan harga selangit jadi jera,” ujar Vivi (22/3/2020).

Kemudian, kedua, memberikan kesempatan pada pegawainya untuk melakukan social distancing. Ketiga, memberikan gaji ketigabelas atau keempat belas sekarang .

“Jangan tunggu Lebaran, jangan tunggu Natal. Keempat, fokus pada inovasi apa yang bisa dilakukan untuk bisa meningkatkan kemampuan dan memenuhi apa yang paling dibutuhkan. Apa prosedur yang bisa lebih efisien dan efektif,” tuturnya.

Kelima, identifikasi gap yang dimiliki dalam ketrampilan.Saatnya mendorong karyawan untuk belajar meningkatkan ketrampilan lewat online learning.

Baca juga:  BEASISWA UNTUK ANAK BERPRESTASI DI PSP SPN PT NIKOMAS GEMILANG

“Terakhir, keenam, saatnya melakukan CSR masal kerja sama bagaimana bisa menolong lebih banyak orang miskin dan rentan dan menolong pemerintah dalam memastikan kesiapan supply side,” ujarnya.

SN 09/Editor