PT.WIRA INOVA NUSANTARA KUBURKAN LEBIH DARI 10 KARYAWAN DI WILAYAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

PT.WIRA INOVA NUSANTARA KUBURKAN LEBIH DARI 10  KARYAWAN DI WILAYAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT

PT.WIRA INOVA NUSANTARA KUBURKAN LEBIH DARI 10 KARYAWAN DI WILAYAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT - SPN News (1)(SPN News) Sanggata, Menjadi buruh perkebunan kelapa sawit di wilayah Kalimantan memang bukanlah idaman setiap orang namun, hal ini tidak dapat terhindarkan jika terdesak kebutuhan akan pekerjaan. Berdasarkan data riil dari Disnakertrans Kab.Kutai Timur, jumlah perusahaan perkebunan Kelapa Sawit sebanyak 36 perusahaan ( badan hukum) dan terdiri dari 105 estate dengan total pekerja perkebunan 60.000 lebih yang dilaporkan kepada Disnakertrans Kab.Kutai Timur. Jumlah ini diduga belum maksimal dan tidak sesuai fakta lapangan karena berdasarkan keterangan yang disampaikan bung Kornelis W.Gatu,S.Sos yang merupakan Ketua DPD

Serikat Pekerja Nasional Provinsi Kalimantan Timur  beberapa waktu lalu mengatakan  bahwa, masih banyak pekerja perkebunan  kelapa sawit yang secara sengaja tidak dilaporkan kepada Disnakertrans Kutai Timur dan perusahaan  diduga telah melakukan pelanggaran etika pengawasan yang berkaitan dengan wajib lapor tenaga kerja kepada pemerintah. Dengan demikian, bidang pengawasan dibawah kepemimpinan bapak Wartoyo, S.Sos seharusnya bekerja keras melakukan pengawasan terhadap pengusaha nakal dan memaksimalkan komunikasi dengan serikat pekerja yang ada pada khususnya yang konsen dengan permasalahan perusahaan perkebunan kelapa sawit. ( Foto Bawah: Lokasi Kuburan Karyawan PT.WIN )

PT.WIRA INOVA NUSANTARA KUBURKAN LEBIH DARI 10 KARYAWAN DI WILAYAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT - SPN News (2)

Menurutnya, ini merupakan persoalan yang sudah sangat meluas karena berkaitan dengan prinsip konsistensi pengusaha yang melakukan investasi baik pengusaha local maupun asing. Kita tahu bahwa yang menginvestasikan modal di sector perkebunan kelapa sawit adalah rata – rata berkewarganegaraan Malaysia, India dan memang ada juga pengusaha lokal.

Bagaimana mungkin pengawas ketenagakerjaan terus membiarkan peristiwa seperti ini  terjadi dan sampai kapan tindakan ceroboh pengusaha terhadap pekerja sawit dianak emaskan? Menurut kami, ini sudah terlalu berlebihan namun bidang pengawasan Disnakertrans Kutai Timur bahkan hanya tinggal diam saja tidak melakukan apapun. Kalaupun terjadi pemeriksaan, seperti apa hasilnya dan kenapa nota hasil pemeriksaan tidak disampaikan kepada public. Ada apa sebenarnya antara PT. Wira Inova Nusantara Gunta Samba Group dengan Bidang Pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Kutai Timur. Apakah tidak cukup jika kami mengatakan bahwa ini merupakan konspirasi yang paling nyata, belum lagi terjadi pelarangan berserikat dan perbudakan pekerja di perkebunan kelapa sawit yang sangat meraja lela dan pengusaha tidak diberikan sanksi apapun, tegas aktivis yang sangat getol membela buruh perkebunan itu dengan nada agak kesal. Lebih lanjut, beliau mengatakan, lihat saja ada fakta sejumlah mantan karyawan PT. Wira Inova Nusantara yang dikuburkan oleh pengusaha di wilayah perkebunan kelapa sawit yang menurutnya merupakan bentuk atas tindakan tidak manusiawi. Kita tidak tahu persis apakah permasalahan itu telah dilaporkan ke pengawas ketenagakerjaan atau tidak dan kalaupun pihak pengawas telah mengetahuinya, pihaknya ( Serikat Pekerja Nasional ) masih kurang yakin akan ada sanksi tegas terhadap pengusaha. Beliau berharap agar pihak kepolisian Resort Kutai Timur dapat merespon informasi ini dan melakukan pemeriksaan lokasi serta mendesak perusahaan agar semua jasad dibongkar dan dikembalikan kepada keluarga masing-masing sehingga jasad mereka dikuburkan secara manusiawi dan juga beliau mengingatkan kepada pihak pengusaha jika dikemudian terus terjadi maka, organisasi Serikat Pekerja Nasional yang dipimpinnya akan melapor ke DPP SPN di Jakarta dan juga Menteri Tenaga Kerja RI.

 

Kornelis dari suara journalist KPK/Coed

KONTRIBUSI KANTOR PUSAT

TOTAL DANA YANG TERKUMPUL

Rp.323.102.000

Untuk lebih detailnya klik.

Arsip