Keberlangsungan perusahaan tidak bisa dilepaskan dari peran para pekerjanya. Pekerja selain berhak atas menjadi hak-haknya, mempunyai kewajiban pula salah satunya adalah menjaga keberlangsungan usaha. Dalam hal ini, bukan berarti perusahaan mengeksploitasi kaum pekerja. Memang peran pimpinan perusahaan dalam menentukan kebijakan dan pemegang kendali perusahaan sangat penting. Tetapi keberlangsungan perusahaan juga sangat tergantung dari kolaborasi atau hubungan yang baik antara pekerja dengan pimpinan perusahaan.

Ada lima hal yang bisa dan harus dilakukan oleh pekerja yaitu :

1. Menjaga stabilitas pekerjaan
Penurunan dan peningkatan produktivitas kerja adalah fase yang pasti ada dan akan terus terjadi. Sudah seharusnya, baik pimpinan perusahaan maupun pekerja, atau siapa pun memahami hal ini. Bahwa peran pekerja bukan hanya bekerja saja, tapi juga menjaga stabilitas pekerjaan.
Menjaga stabilitas pekerjaan adalah tantangan. Pekerjaan yang terus bertambah dan waktu istirahat yang tidak digunakan dengan bijak adalah salah duanya. Jadi sekeras bagaimana usaha seorang pekerja dalam melewati tantangan-tantangan yang ada, peran menjaga stabilitas pekerjaan inilah yang perlu dipahami demi keberlangsungan bisnis perusahaan.

Baca juga:  APINDO JABAR MENOLAK REKOMENDASI BUPATI/WALIKOTA UNTUK MENJADI UMK

2. Meningkatkan kualitas kerja lewat potensi masing-masing pekerja.
Setiap pekerja mempunyai potensi yang berbeda. Namun, hal ini ternyata bisa meningkatkan kualitas kerja, apalagi bila perbedaan potensi di masing-masing pekerja ini sanggup dioptimalkan. Bukan hanya dapat meningkatkan kualitas kerja, meningkatkan daya saing perusahaan pun secara otomatis terbantu oleh salah satu peran pekerja ini.

3. Inovatif dan mempunyai kreativitas yang tinggi
Gagasan-gagasan untuk melebarkan sayap perusahaan kadang menemukan jalan buntu. Dibutuhkan inovasi dan kreativitas yang tinggi dari seluruh pekerja, terutama pimpinan yang mempunyai kendali atas otoritas perusahaan, untuk keluar dari jalan buntu dan mempertahankan keberlangsungan organisasi.
Bila pekerja tidak inovatif dan tidak mempunyai kreativitas yang tinggi, tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan bisnis perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan pasti lebih memilih
mempekerjakan pekerja yang inovatif dan kreatif serta mau bekerja keras, daripada karyawan dengan gelar tinggi tapi hanya ingin bekerja yang ‘enak-enak’ saja.

4. Menjalin komunikasi yang baik dengan pihak intern maupun ekstern
Komunikasi dengan pihak intern maupun ekstern juga penting dilakukan pekerja. Selain demi keberlangsungan perusahaan, hal ini juga memudahkan dalam memperluas relasi pekerja itu sendiri. Meskipun tidak bisa dilalukan secara intens, komunikasi itu cukup dilakukan dengan baik tanpa melibatkan kepentingan tertentu. Sebab peran karyawan dalam menjalin komunikasi yang baik dengan pihak intern maupun ekstern akan berpengaruh terhadap nama baik perusahaan.

Baca juga:  TURNAMEN DPC CUP SPN KOTA TANGERANG

5. Menjaga nama baik perusahaan
Dari keempat peran pekerja di atas, yang terakhir yang perlu dilakukan adalah menjaga nama baik perusahaan. Bagaimana pun kondisi perusahaan, bagaimana pun cara kerja perusahaan atau sikap dengan rekan sesama karyawan, sebaiknya setiap karyawan menyembunyikan hal ini, terutama terhadap orang-orang di luar organisasi. Peran pekerja yang satu ini memang terkesan impresif. Tapi masing-masing perusahaan mempunyai kebijakan, dan kebijakan itulah yang menciptakan peran-peran pekerja, yang penting dalam keberlangsungan bisnis perusahaan.

Setelah peran pekerja itu dilakukan dengan baik dan perusahan dapat berkembang dengan baik pula, maka sudah sewajarnya perusahaan memberikan apresiasi kepada pekerjanya dengan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.

Shanto dikutip dari berbagai sumber/Editor