Kongres SPN adalah suatu forum demokrasi di dalam SPN yang salah satu tujuannya adalah memilih puncak pimpinan SPN secara nasional

(SPN News) Jakarta, seperti pada umumnya sebuah organisasi, Serikat Pekerja Nasional (SPN) pun memiliki suatu forum demokrasi dalam menentukan pimpinannya. Baik pemimpin di unit pabrik (PSP SPN), Kota/Kabupaten (DPC SPN), Provinsi (DPD SPN) maupun di tingkat Nasional (DPP SPN). Dan tentu proses berdemokrasi ini harus dilakukan karena terkait dengan kepemingpinan dan masa depan organisasi.

Sebagaimana diatur dalam AD/ART SPN Pasal 20 tentang Kongres dinyatakan bahwa :
1. Kongres merupakan badan tertinggi organisasi dan secara penuh memegang serta melaksanakan kedaulatan anggota Serikat Pekerja Nasional.
2. Kongres sebagaimana dimaksud ayat (1) mempunyai wewenang dan kekuasaan secara penuh untuk :
a. Menilai laporan pertanggung jawaban DPP SPN
b. Menetapkan program kerja nasional
c. Menetapkan pedoman keuangan organisasi
d. Menetapkan keputusan-keputusan penting organisasi
e. Menetapkan dan mengesahkan AD/ART dan perubahan/amandemen AD/ART yang telah diputuskan oleh Sidang Majelis Nasional
f. Memilih dan menetapkan Ketua Umum dan pengurus DPP

Baca juga:  PT FREETREND NYATAKAN PEMBAYARAN PESANGON SATU KALI KETENTUAN ATAS DASAR KESEPAKATAN

Melihat betapa pentingnya event Kongres ini, maka sudah menjadi suatu keharusan bagi anggota para pemegang mandat untuk menghadiri acara tersebut. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa Kongres VII SPN akan dilaksanakan di Jakarta di Hotel Mega Anggrek Jakarta pada 7-9/1/2019. Dan dari perincian biaya kontribusi yang harus dibayarkan oleh setiap delagasi yang lumayan besar untuk pelaksanaan Kongres kali ini (bahkan terbesar sepanjang sejarah Kongres), tentu saja sangat memberatkan delegasi yang berasal dari luar daerah/luar provinsi dan PSP SPN yang anggotanya sedikit.

Tentu saja ini harus dicarikan solusinya mengingat betapa sangat pentingnya Kongres sesuai dengan yang diamanatkan oleh AD/ART. Melihat waktu pelaksanaan yang sudah tinggal menghitung hari maka sudah sepantasnya apabila panitia baik SC/OC untuk mencari pemecahannya, karena bagaimana pun setiap pemegang mandat harus diakomodir kehadirannya dalam event Kongres tersebut. Harus diingat bahwa setiap suara nantinya akan menentukan nasib dan masa depan organisasi SPN, jadi bukan semata-mata uforia dalam memilih figur Ketua Umum DPP SPN.

Baca juga:  KEJAKSAAN AGUNG BONGKAR MAFIA MINYAK GORENG

Shanto/Editor