​Februari 2017

Kegiatan di bulan Februari 2017 yang dapat dipublikasikan di spnnews, antara lain :

1. Pengkhianat Itu Adalah Supervisor dan Leader.

Aksi unjuk rasa di PT Matrix Indo Global yang telah berganti nama menjadi PT Berkah Indo Garmen di Kabupaten Semarang berakhir tragis, satu demi satu karyawan yang mogok ditarik dan dipaksa masuk ke ruang produksi, mereka diancam dan di intimidasi oleh supervisor dan leader line yang sebenernya sama sama buruh. Mereka (supervisor dan leader) sudah dibutakan oleh jabatan yang hanya lebih tinggi satu tingkat diatas seorang operator.

2. SPN Menyambut Kongres KSPI Ke IV.

SPN Melakukan rapat koordinasi dalam rangka mengikuti kongres KSPI sebagai bagian dari afilliasi KSPI.

Baca juga:  PERANG TARIF PENYEBAB OJEK ONLINE DEMO

3. Profesor Dari Amerika Berkunjung Ke DPP SPN

Staphanie Luce, Profesor dari the city Univercity Of New York Amerika Serikat berkunjung ke DPP SPN untuk mempelajari tentang gerakan dan dinamika perjuangan buruh khususnya SPN.

4. Konsolidasi Presiden KSPI Menjelang Kongres

Presiden KSPI Said Iqbal berkunjung ke DPP SPN untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi terkait dengan rencana pelaksanaan kongres ke IV KSPI.

5. Sumbangsih PSP SPN PT AMNT Untuk Anak Korban Banjir NTB

PSP SPN PT Amman Mineral Nusatenggara (AMMT) menyalurkan bantuan buku dan alat alat tulis untuk anak-anak korban banjir NTB.

6. Mencetak Negosiatur Ulung

DPP SPN mengadakan pelatihan trampil bernegosiasi yang diikuti oleh PSP SPN.

Baca juga:  10 TKI ASAL KARAWANG MENINGGAL SEPANJANG TAHUN 2017

7. Membership Meeting Dan Rakerda II SPN Propinsi Daerah Jawa Timur

DPD SPN Provinsi Jawa Timur mengadakan Membership Meeting sekaligus Rapat Kerja Daerah II DPD SPN Provinsi Jawa Timur.

8. Aksi Unjuk Rasa Pekerja PT Bumimas Agro Kaltim

PSP SPN PT Bumimas Agro Kaltim melakukan aksi di Kantor Disnaker Kutim untuk melawan kebijakan perusahaan yang melanggar aturan ketenagakerjaan.

9. Semangat PSP SPN PT United Kingland Yang Tak Pernah Surut

PSP SPN PT United Kingland Kabupaten Serang melakukan aksi selama 5 hari untuk memprotes PHK sepihak yang dilakukan oleh perusahaan.

Shanto/Editor