Foto Istimewa

Tidak hanya di Jakarta, buruh di Medan pun lakukan aksi unjuk rasa tolak Omnimbus Law RUU Cipta Kerja

(SPNEWS) Medan, buruh di Medan menggelar unjuk rasa menolak Omnimbus Law RUU Cipta Kerja di DPRD Sumut pada (25/8/2020). Peserta aksi terlihat membawa sejumlah poster dan spanduk tuntutan. Para peserta aksi ada yang menggunakan masker dan ada juga yang tidak.

“Kami menolak rancangan undang-undang perbudakan omnibus law cipta kerja,” kata koordinator aksi massa buruh, Toni Erikson Silalahi.

Toni mengatakan pihaknya menolak omnimbus law karena dinilai merugikan buruh jika disahkan. Draf RUU Cipta Kerja yang ada disebutnya merugikan karena tidak memberi jaminan upah hingga jaminan sosial bagi buruh.

Baca juga:  STOP BELENGGU NARKOBA KARENA AKAN MENURUNKAN PRODUKTIFITAS KERJA

“Adapun alasan kami menolak omnimbus cipta kerja itu karena omnimbus cipta kerja tidak ada kepastian terhadap jaminan kerja, tidak ada kepastian jaminan terhadap upah, juga tidak ada kepastian terhadap jaminan sosial,” ujar Toni.

SN 09/Editor