KUDUS (24/10/2026) – DPC SPN Kabupaten Jepara menggelar Pendidikan Kader Dasar (PKD) secara mandiri pada 23–24 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ideologi, meningkatkan militansi, dan membangun kapasitas organisasi.

Sebanyak 42 peserta mengikuti PKD tersebut. Mereka terdiri atas pengurus DPC dan PSP SPN se-Kabupaten Jepara, yaitu 16 perempuan dan 26 laki-laki.

Melalui pendidikan ini, SPN ingin memperkuat fondasi ideologi dan menyamakan arah perjuangan. Selain itu, pengurus dibekali kemampuan mengorganisasi dan menggerakkan anggota di tingkat perusahaan.

Konsolidasi Kader Lintas Perusahaan

Peserta berasal dari sejumlah basis SPN di Kabupaten Jepara. Di antaranya PT PWI 3 Jepara, PT HWI Jepara, PT Formosa Jepara, dan PT Donglong Textile.

Selain itu, perwakilan dari Kabupaten Pati turut hadir, meliputi unsur Seijin, HWP, dan Formosa. Kehadiran mereka memperluas jejaring solidaritas antarwilayah dalam gerakan pekerja.

Bagi SPN, kaderisasi bukan sekadar agenda pendidikan organisasi. Sebaliknya, kaderisasi menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan pengurus yang berideologi dan berkomitmen.

Sutaryo: Bangun Jiwa Militan

Ketua DPC SPN Kabupaten Jepara Sutaryo menilai PKD mandiri sebagai langkah strategis. Menurutnya, langkah ini membangun kemandirian organisasi sekaligus memperkuat karakter ideologis pengurus.

Baca juga:  SPN Desak Gubernur Tetapkan UMP Jakarta 2026 Sesuai KHL di Balai Kota

“Dengan mengadakan Pendidikan Kader Dasar secara mandiri, kita ingin membangun pemahaman ideologi terhadap Serikat Pekerja Nasional serta meningkatkan kemampuan mengorganisasi yang progresif bagi perkembangan SPN di Kabupaten Jepara. Tujuannya jelas, membangun jiwa militan dan mempererat kekompakan seluruh pengurus PSP SPN se-Kabupaten Jepara,” tegas Sutaryo.

Lebih lanjut, ia menilai kekuatan organisasi tidak cukup diukur dari jumlah anggota. Organisasi juga membutuhkan kader yang memahami tujuan perjuangan dan berani memperjuangkan hak pekerja.

Sejalan dengan itu, Ketua DPD SPN Jawa Tengah Maksuri menekankan pentingnya kesamaan pemahaman ideologi. Ia hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

“Melalui Pendidikan Kader Dasar ini, seluruh pengurus diberikan pemahaman yang sama tentang ideologi SPN dalam mengelola anggota agar menjadi tenaga penggerak yang jauh lebih militan di lapangan,” tegas Maksuri.

Materi dari Pimpinan Pusat SPN

Untuk memperkuat substansi, PKD menghadirkan dua pemateri dari DPP SPN. Pertama, Ketua DPP SPN Bidang Diklat dan Kaderisasi Asep Saepulloh membawakan materi Ideologi Anggota SPN.

Materi itu membahas landasan ideologi dan nilai-nilai perjuangan. Selain itu, peserta diajak membangun kesadaran kolektif sebagai bagian dari gerakan pekerja.

Baca juga:  SPN Sosialisasikan Alarm Centre Penyakit Akibat Kerja di Jakarta

Sementara itu, Ketua Bidang Riset dan Organisasi DPP SPN Sugianto menyampaikan materi Peran dan Fungsi Organisasi. Pembahasannya berfokus pada penguatan kapasitas pengurus di tingkat perusahaan.

Kedua materi tersebut saling melengkapi. Pemahaman ideologi memberi arah perjuangan, sedangkan penguasaan fungsi organisasi menjadi bekal kerja nyata di lapangan.

Dengan demikian, kader diharapkan mampu membangun komunikasi dengan anggota. Mereka juga diharapkan memperkuat konsolidasi dan mengembangkan organisasi secara berkelanjutan.

Kaderisasi sebagai Fondasi Perjuangan

PKD mandiri ini menegaskan komitmen DPC SPN Kabupaten Jepara memperkuat sumber daya organisasi. Apalagi, tantangan dunia ketenagakerjaan terus berkembang.

Menurut SPN, kekuatan organisasi tidak lahir secara instan. Kekuatan itu dibangun melalui pendidikan berkelanjutan, konsolidasi konsisten, dan keterlibatan aktif kader.

Akhirnya, PKD ini diharapkan melahirkan kader yang siap menjalankan tanggung jawab organisasi. Para kader juga diharapkan menjaga solidaritas dan memperjuangkan hak pekerja.

SPN! Satu Hati, Satu Tekad, Satu Tujuan!

SPN! Setia, Loyal, Solid, Semangat!

SPN HEBAT!

(SN-03)

Puluhan peserta PKD berseragam biru SPN berfoto bersama sambil mengepalkan tangan

Peserta Pendidikan Kader Dasar DPC SPN Kabupaten Jepara berfoto bersama usai kegiatan.

Peserta PKD berseragam SPN berdiri melingkar mengikuti permainan kelompok

Peserta PKD mengikuti permainan kelompok untuk membangun kekompakan pengurus.

Peserta perempuan berseragam SPN presentasi di samping papan flipchart

Peserta mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang fungsi, peran, tugas, dan tanggung jawab pengurus.