LEMBANG (29/08/2026) — Komite Perempuan Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat sukses menggelar acara Jambore. Kegiatan ini berlangsung pada 28 hingga 29 Agustus 2026. Padepokan Karang Tumaritis, Lembang, Bandung menjadi lokasi pelaksanaan acara tersebut.
Selain itu, panitia mengusung tema besar dalam agenda tahunan ini. Mereka mengangkat tema “Memperkuat Peran Buruh Perempuan Menuju Gerakan Buruh Inklusif dan Berkeadilan”.
Jambore ini menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kapasitas buruh perempuan. Kualitas anggota SPN Jawa Barat terus meningkat melalui acara tersebut. Oleh karena itu, peserta mendapatkan dorongan untuk menumbuhkan rasa percaya diri.
Ketua Komite Perempuan SPN Jawa Barat, Madam Ati Rohayati, membuka acara secara resmi. Beliau membuka agenda bersama Ketua DPD SPN Jawa Barat, Dadan Sudiana.
“Kami mengarahkan kegiatan ini untuk memperkuat posisi serta kontribusi buruh perempuan dalam organisasi. Komite Perempuan harus menjadi bagian penting dalam menciptakan gerakan buruh yang inklusif, setara, dan berkeadilan,” ujar Madam Ati Rohayati saat memberikan sambutan.
Tingkatkan Potensi dan Kepercayaan Diri
Selanjutnya, panitia menghadirkan sejumlah pemateri ahli selama dua hari. Pemateri pertama adalah Ketua DPD SPN Banten, Intan Indria Dewi. Beliau membawakan materi mengenai pengenalan dan pengembangan potensi diri.
“Peserta wajib mengenali potensi diri mereka secara optimal. Potensi ini menjadi modal utama saat menjalankan peran di organisasi maupun tempat kerja,” tegas Intan Indria Dewi.
Sementara itu, pengurus KP Nasional, Yanti Rismawati, menyampaikan materi kedua. Beliau memaparkan strategi membangun rasa percaya diri bagi buruh perempuan.
“Buruh perempuan harus berani menyampaikan pendapat di depan publik. Selain itu, anggota harus aktif mengambil peran strategis dalam setiap agenda serikat,” ungkap Yanti Rismawati.
Kemudian, Bung Samsuri dari Lion Indonesia mengisi sesi materi ketiga. Beliau memberikan pembekalan mendalam mengenai manajemen psikososial.
“Anggota serikat perlu mengelola aspek psikologis dan sosial secara seimbang. Keterampilan ini membantu buruh saat menghadapi dinamika pekerjaan dan organisasi,” jelas Bung Samsuri.
Kegiatan Fun Games Menutup Jambore
Memasuki hari kedua, seluruh peserta mengikuti kegiatan fun games. Panitia merancang sesi interaktif ini untuk mempererat tali silaturahmi. Bahkan, suasana akrab tercipta di antara peserta dari berbagai Pimpinan Serikat Pekerja (PSP).
Kegiatan fun games tersebut efektif membangun kebersamaan dan kekompakan tim. Selain itu, komunikasi antarpeserta menjadi jauh lebih lancar.
Singkatnya, seluruh rangkaian acara berjalan dengan sukses dan lancar. Para peserta kini mengantongi rencana tindak lanjut yang matang. Akibatnya, setiap pengurus PSP siap menjalankan program kerja yang nyata.
Melalui Jambore ini, SPN Jawa Barat menegaskan komitmen keberlanjutan mereka. Organisasi terus memperkuat kapasitas serta peran strategis buruh perempuan di Indonesia.
(SN-27)
