MOROWALI (01/07/2026) – DPC SPN Morowali mengadakan Workshop Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Hotel Sejahtera Bahodopi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.

Selain itu, sebanyak 70 pengurus Pimpinan Serikat Pekerja (PSP) menghadiri acara ini. Acara ini bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi Serikat Pekerja Nasional.

Oleh karena itu, pengurus harus memiliki kemampuan strategi yang kuat. Kawasan industri Morowali saat ini berkembang sangat pesat.

Kemudian, PKB yang kuat akan memastikan hubungan industrial berjalan adil. Hal ini juga akan meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

Ketua Umum SPN, Iwan Kusmawan, hadir memberikan arahan langsung. Beliau meminta setiap pengurus terus meningkatkan kualitas diri.

Baca juga:  Buruh Tolak UMP DKI Jakarta 2026, Ancaman Demo Besar Segera Tiba

Selanjutnya, perunding harus memahami regulasi ketenagakerjaan secara mendalam. Mereka juga harus memiliki keberanian di meja perundingan.

“PKB adalah hasil perjuangan organisasi kita,” kata Iwan Kusmawan.

Akan tetapi, kader harus mampu menyusun norma yang baik. Oleh karena itu, PKB harus meningkatkan kesejahteraan anggota.

Sementara itu, para peserta mempelajari teknik negosiasi dan strategi penyusunan PKB. Panitia juga menggelar simulasi perundingan bipartit perusahaan.

Kegiatan interaktif ini berhasil memperkuat solidaritas antar pengurus. DPC SPN Morowali menegaskan komitmen membina organisasi progresif.

Akibatnya, setiap kader akan memiliki kapasitas yang mumpuni. Singkatnya, perundingan berkualitas menjadi fondasi hubungan industrial yang adil.

(SN-03)