JAKARTA (13/06/2026) – Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (DPP SPN) menggelar rapat koordinasi penting. Pengurus menyelenggarakan pertemuan ini pada Jumat, 12 Juni 2026.

Mereka menggunakan Ruang Rapat DPP SPN di Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Jajaran Pengurus Komite Perempuan Nasional menghadiri kegiatan tersebut secara langsung.

Selain itu, Koordinator Project Setca BBTK, Darlina Sihombing Lumbantoruan, juga tampak hadir. Rapat tersebut berlangsung dalam suasana dialogis yang penuh semangat konsolidasi.

Penguatan Peran Perempuan Pekerja

Selanjutnya, forum ini bertujuan memperkuat arah gerak organisasi. Pengurus ingin menyukseskan agenda menjelang Konferensi Perempuan SPN.

Agenda besar tersebut akan berlangsung sebelum Majelis Nasional I SPN pada Juli 2026 mendatang. Oleh karena itu, sinergi antar pengurus menjadi hal yang sangat krusial.

Baca juga:  Mogok Kerja Anggota PSP SPN PT. ONI Tuntut Hentikan Diskriminasi Jam Kerja

Ketua Umum SPN, Iwan Kusmawan, menjelaskan tujuan utama kehadiran para pengurus tersebut. Menurutnya, pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pihak.

“Setelah mendapatkan penjelasan dari Koordinator Project Setca BBTK, kami akan melaksanakan rapat terpisah terkait persiapan Konferensi Perempuan. Ini menjadi evaluasi baik bagi DPP SPN maupun Komite Perempuan. Dalam konferensi tersebut, kami juga ingin memastikan arah dan tujuan yang jelas mengenai capaian yang ingin diwujudkan,” ujar Iwan Kusmawan.

Dorong Capaian dan Langkah Nyata

Sementara itu, Darlina Sihombing Lumbantoruan menekankan esensi penting dari konferensi tersebut. Forum ini harus menghasilkan langkah nyata bagi internal maupun eksternal organisasi.

Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan capaian baru secara optimal. Bahkan, Darlina mendorong keterlibatan perempuan yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan.

Baca juga:  Perkuat Basis Anggota, PSP SPN Nikomas Gemilang Gelar Pelatihan Dasar Organisasi

Oleh karena itu, ia menyarankan peserta konferensi dapat menjadi peninjau Majelis Nasional I SPN. Upaya ini akan memperluas ruang representasi perempuan dalam organisasi.

Akibatnya, Komite Perempuan Nasional SPN bergerak cepat melakukan tindak lanjut. Mereka segera menggelar rapat lanjutan untuk mematangkan seluruh persiapan teknis.

Singkatnya, persiapan matang ini akan membawa dampak positif yang besar. Langkah tersebut sekaligus memperkuat perjuangan perempuan pekerja di lingkungan SPN.

(SN-08)