(SPNEWS) Bahodopi, PSP SPN PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) kembali melakukan bipartit demi melakukan pembelaan terhadap salah satu anggotanya yang bernama Simon dari Divisi Dryer Departement Ferrisilicon. Simon yang dipindah tugaskan dengan alasan yang tidak jelas, hingga kini belum dipindahkan kembali ke posisi semula sebagai operator, bahkan adanya perencanaan demosi yang dilakukan pihak Departement terhadap Simon.

Dalam bipartit tersebut pihak Departement akan meninjau kembali sesuai dengan job desc karyawan tersebut dengan catatan karyawan yang bersangkutan menjalani tes simper terlebih dahulu karena status simper karyawan yang bersangkutan masih dalam status dibekukan.

Sementara pihak HRD akan berkoordinasi dengan pihak safety lantas untuk memperjelas prosedure apa saja yang akan dilakukan karyawan jika telah mengalami insiden dan akan mengoperasikan unit lagi.

Baca juga:  BURUH JAWA TENGAH ANCAM AKAN MOGOK NASIONAL APABILA UMK DITETAPKAN SESUAI PP NO 36/2021

Ketua PSP SPN PT. ITSS Lutfianto mengatakan bahwa selama ini tidak ada S.O.P yang jelas dan investigasi safety terkait insiden serta adanya dugaan rekayasa dalam investigasi.

“Kami meminta kepada pihak Departemen agar job desc Simon dikembalikan ke semula. Kami juga akan menunggu jawaban dari pihak safety lantas terkait prosedur yang dilakukan karyawan yang telah mengalami insiden.” Pungkasnya.

SN 08/Editor