SERANG, 31 Agustus 2026 — Perwakilan buruh akhirnya menghadiri audiensi dengan manajemen PT EBT Plumbing Supply hari ini. Pertemuan berlangsung di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang.
Dalam audiensi tersebut, pihak manajemen menghadirkan tim HR, tim legal, serta penterjemah TKA. Sementara itu, perwakilan PUK SPLP FSPMI mendapat pendampingan langsung dari pimpinan Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB).
Ketua DPC SPN Kabupaten Serang, Suprihat, S.H., turut mengawal perundingan ini secara langsung. Selain itu, perwakilan buruh memaparkan kembali delapan tuntutan normatif pekerja.
Manajemen Sambut Positif, Keputusan Masih Tertunda
Pihak manajemen sebenarnya memberikan respons positif terhadap beberapa tuntutan buruh. Bahkan, mereka berjanji akan memproses penyesuaian upah agar sesuai dengan UMK Kabupaten Serang.
Akan tetapi, pertemuan ini tidak menghasilkan keputusan final. Sebabnya, jajaran manajemen yang hadir tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan tertinggi.
Oleh karena itu, seluruh poin tuntutan harus disampaikan terlebih dahulu kepada pemilik (owner) perusahaan. Kondisi ini memicu kekecewaan dari pihak serikat pekerja.
Ketegasan Asep Saepulloh dan Ancaman Aksi Susulan
Koordinator ASPSB Kabupaten Serang sekaligus Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi DPP SPN, Asep Saepulloh, S.H., M.M., menilai perundingan ini tidak efektif.
“Siapa penentu keputusan di rapat kali ini? Jika ada, mari kita lanjutkan diskusi. Kalau tidak ada yang bisa mengambil keputusan, lebih baik kita balik kanan. Kita bersiap besok kembali dengan massa aksi yang lebih besar sampai bertemu penentu kebijakan,” tegas Asep.
Selanjutnya, Asep mengingatkan manajemen agar tidak bermain-main dengan hak normatif buruh. Menurutnya, pelanggaran hak upah dan kebebasan berserikat dapat masuk ke ranah delik hukum.
Singkatnya, perundingan hari ini berakhir tanpa kesepakatan resmi. Pihak serikat buruh menyepakati penjadwalan ulang pertemuan bersama pemilik perusahaan pada esok hari.
Akibatnya, jika keputusan esok hari tetap tidak memuaskan, ASPSB siap mengerahkan massa yang lebih besar. Mereka akan menggelar aksi solidaritas lanjutan di depan pabrik PT EBT Plumbing Supply.
(SN-02)