CIMAHI (10/08/2026) — Pengurus Serikat Pekerja (PSP) SPN PT Sanbe Farma Kota Cimahi merespons hasil Konferensi Anggota (KONFERTA). Oleh karena itu, mereka menyelenggarakan Pendidikan Dasar Organisasi (PDO) di Villa Istana Bunga.
Kegiatan penting ini menghadirkan sebanyak 30 peserta. Selain itu, jajaran peserta terdiri dari seluruh pengurus PSP dan perwakilan anggota tiap departemen.
Selanjutnya, panitia menggelar acara ini untuk memperkuat pemahaman organisasi. Oleh sebab itu, para peserta belajar meningkatkan militansi serta kapasitas pengurus secara optimal.
Acara resmi bermula pada pukul 13.00 WIB. Kemudian, Ketua PSP SPN PT Sanbe Farma Kota Cimahi, Bung Chandra Kirana, membuka acara tersebut secara langsung.
Sesi pertama menghadirkan Ketua DPC SPN Kota Cimahi, Bung Saehudin. Bahkan, beliau memberikan pemaparan mendalam mengenai sejarah dan nilai-nilai dasar perjuangan SPN.
“Pemahaman yang kuat terhadap organisasi menumbuhkan rasa memiliki. Akibatnya, kecintaan dan kebanggaan anggota kepada SPN akan semakin meningkat,” tegas Bung Saehudin.
Sementara itu, Panglima Laskar Nasional, Bung Buya Fauzi, mengisi sesi kedua. Ia membawakan materi utama mengenai ideologi perjuangan organisasi serikat pekerja.
Ia menegaskan bahwa anggota harus meningkatkan militansi dan daya juang. Oleh karena itu, keberanian dan solidaritas menjadi kunci utama dalam memperjuangkan kesejahteraan.
“Militansi organisasi terwujud melalui keberanian, solidaritas, serta konsistensi. Bahkan, kita harus bersungguh-sungguh membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Bung Buya Fauzi.
Selanjutnya, Ketua DPD SPN Provinsi Jawa Barat, Bung Dadan Sudiana, memberikan materi Trainer of Facilitator (ToF). Materi ini bertujuan untuk mengasah kemampuan komunikasi peserta.
Selain itu, materi ToF membekali pengurus dengan keterampilan berbicara di depan forum. Akibatnya, pengurus mampu memfasilitasi diskusi dan menjadi pelayan yang baik bagi anggota.
Kemudian, seluruh rangkaian kegiatan resmi berakhir dengan acara api unggun. Pada momen tersebut, para peserta mengucapkan ikrar bersama penuh kebersamaan.
Singkatnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mencetak kader yang berkualitas. Oleh karena itu, pengurus siap menghadirkan perjuangan nyata di lingkungan kerja.
“Dari pendidikan, kita membangun pemahaman. Selanjutnya, dari pemahaman, kita membangun militansi. Akhirnya, dari militansi, kita memperkuat perjuangan kesejahteraan,” pungkas Bung Chandra Kirana.
(SN-03)